Berita Rote Ndao

Sering Mengamuk, ODGJ di Rote Diamankan Polisi

Menurut Ipda Esbon Toelle, pihaknya merespon cepat laporan warga Kelurahan Busalangga karena resah atas kelakuan ODGJ tersebut.

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/MARIO GIOVANI TETI
FOTO BERSAMA - Sejumlah Warga Kelurahan Busalangga memberikan keterangan kepada media terkait keresahan yang dialami akibat kehadiran ODGJ, Selimber Ndu Ufi di lingkungan mereka. Senin, 10 Oktober 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti

POS-KUPANG.COM, BA'A - Polsek Rote Barat Laut mengamankan pria ODGJ yang diduga pelaku pembunuhan seorang IRT di Kelurahan Busalangga pada November 2021 lalu.

Kapolsek Rote Barat Laut, Ipda Esbon Toelle yang dikonfirmasi membenarkan pengamanan tersebut. Menurut Ipda Esbon Toelle, pihaknya merespon cepat laporan warga Kelurahan Busalangga karena resah atas kelakuan ODGJ tersebut.

"Setelah dapat laporan, kami langsung jemput ODGJ untuk diamankan. Selanjutnya, kami koordinasi dengan pihak Polres dan hari ini Polres Rote Ndao sudah membawanya ke Kupang untuk dirawat," sebut Ipda Esbon Toelle, Senin 10 Oktober 2022.

Baca juga: Pemilu 2024, DPD Partai Perindo Rote Ndao Buka Pendaftaran Bacaleg

Kasat Reskrim Polres Rote Ndao Iptu Yeni Setiono, SH saat dikonfirmasi via WhatsApp pada Senin 10 Oktober 2022 terkait kasus pembunuhan mengatakan pelaku telah diperiksa kejiwaan dan dikonfirmasi benar mengalami gangguan jiwa.

"Pelakunya sudah dilakukan pemeriksaan kejiwaan dan hasilnya mengalami gangguan kejiwaan," ungkap Iptu Yeni Setiono, 

Dirinya juga menyatakan bahwa pihaknya akan berkomunikasi dengan pihak keluarga korban terkait perkembangan penyelidikan kasus pembunuhan tersebut. 

Sebelumnya, pada November 2021 lalu, pria ODGJ yang diketahui bernama Selimber Ndu Ufi (SNU) melakukan pembunuhan seorang IRT.

Baca juga: Pemkab Rote Ndao dapat Bantuan Hibah 1 Mobil Damkar dari Pemerintah DKI Jakarta

Hingga pada Minggu 9 Oktober 2022 malam, SNU kembali melakukan aksi yang meresahkan warga sekitar.

Benyamin Ndu Ufi, warga Kelurahan Busalangga mengatakan, SNU sempat mengejar istri dan anaknya.

Akibatnya, Benyamin yang saat itu tak berada di rumah langsung pulang dan melapor ke Polsek Rote Barat Laut.

"Saya langsung pulang rumah dan lapor ke Polsek Rote Barat Laut soal kejadian tersebut. Saya minta Polisi amankan dia dulu, karena kami warga disini tidak tahu apakah dia sudah sembuh atau sakit jiwa," tandas Benyamin.

Benyamin mengaku bingung dengan kondisi SNU apakah sudah benar-benar sembuh atau masih sakit.

"Kami masyarakat setempat merasa bingung, karena mereka sama sekali tidak tahu apakah ODGJ sebenarnya sudah sembuh ataukah masih sakit. Warga kaget ODGJ tersebut berkeliaran bebas di lingkungan Kelurahan Busalangga," terang Benyamin.

Baca juga: Pemkab Rote Ndao dapat Bantuan Hibah 1 Mobil Damkar dari Pemerintah DKI Jakarta

Menurutnya, pelaporannya ke pihak berwajib untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi lagi.

"Dia itu sudah pernah bikin hal tidak baik, jadi kami takutnya dia ulang lagi perbuatannya. Kami disini tidak mau gara-gara orang gila, kami nantinya bisa ikut gila juga kalo dia bikin hal tidak baik pada keluarga kami. Makanya kami laporkan ke Polsek. Karna kami juga bingung dia ini sebenarnya masih sakit jiwa atau sudah sembuh," sambungnya.

Berdasarkan informasi masyarakat setempat, SNU yang divonis mengalami gangguan kejiwaan sebelumnya sempat dirawat di RSJ Naimata Kupang.

Namun sejak tanggal 21 September 2022 lalu, SNU kembali ke Rote, di rumahnya di Kelurahan Busalangga, Kecamatan Rote Barat Laut. (CR.10)

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved