KKB Papua

KKB Papua, Kombes Novia Jaya Kantongi 11 Nama Pelaku Penyerangan Pekerja Jalan di Bintuni

Kombes Novia Jaya, Dirkrimum Polda Papua Barat telah mengantongi nama-nama pelaku yang menyerang dan menembak mati para pekerja jalan Trans Papua.

Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
KKB PAPUA -- Tangkapan kamera, dua oknum anggota KKB sedang mengintai para pekerja sebelum melakukan penyerangan secara mendadak dan menewaskan empat pekerja. 

POS-KUPANG.COM - Kombes Novia Jaya, Dirkrimum Polda Papua Barat telah mengantongi nama-nama pelaku yang menyerang dan menembak mati para pekerja jalan Trans Papua di Bintuni Maybrat.

"Sudah ada 11 nama pelaku yang teridentifikasi menyerang para pekerja jalan Trans Papua. Nama-nama mereka sudah teridentifikasi."

Hal ini disampaikan Dirkrimum Polda Papua Barat, Kombes Novia Jaya kepada sejumlah awak media di Papua, Rabu 5 Oktober 2022.

Dikatakannya, polisi telah mengidentifikasi nama-nama pelaku penyerangan terhadap para pekerja pada Kamis 29 September 2022.

Dalam penyerangan yang dilakukan secara tiba-tiba itu, sebanyak 4 pekerja tewas dan yang lainnya luka-luka. Ada juga pekerja lain yang luput dari serangan tersebut.

Baca juga: Perantau Asal Sulsel Luput dari Tembakan KKB Papua, Pengakuannya Bikin Merinding

Kombes Novia Jaya mengungkapkan, pelaku penyerangan para pekerja jalan Trans Papua Barat ( Bintuni Maybrat ) itu, mempunyai hubungan dengan kasus pembantaian di Kisor, Kabupaten Maybrat beberapa waktu lalu.

"Jadi, saat ini kami sudah mengidentifikasi 11 pelaku penyerangan itu," ujarnya.

Dikatakannya, terungkapnya nama-nama pelaku itu ketika dilakukan pencocokan data dari video yang beredar di Teluk Bintuni belakangan ini.

"Kita sudah identifikasi 11 pelaku, di antara mereka itu ada yang masuk dalam DPO Kisor Maybrat," ungkapnya.

Para pelaku tersebut, lanjut dia, diakomodir oleh seorang pelaku lain yang berinisial MF.

Oleh karena itu, katanya, dalam waktu dekat Polda Papua Barat akan mengeluarkan dan mengumumkan daftar pencarian orang (DPO).

"Pastinya dalam waktu dekat kita akan keluarkan daftar pencarian orang (DPO)," jelas Novia. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved