Sekda NTT Meninggal

Sekda NTT Meninggal, Pengamat Kebijakan Publik NTT, Habde Dami: Domu Warandoy Sosok Rendah Hati

Kedekatan emosional dan pertemanan kita terbangun sudah cukup lama. Beliau sosok yang punya karakter yang kuat dalam memimpin.

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
USUNG - Satpol PP Sumba Timur mengusung jenazah Sekda NTT, Domu Warandoy, Selasa, 4 Oktober 2022. Peti jenazah diusung Satpol PP Sumba Timur menuju ke rumah duka Praihowar, Sumba Timur. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Pengamat Kebijakan Publik NTT, Habde Adrianus Dami, mengatakan, Sekda Domu Warandoy adalah sosok yang rendah hati.

Menurut Pengamat Kebijakan Publik NTT, Habde Adrianus Dami, mengaku sangat mengenal Sekda NTT, Domu Warandoy , saat dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Selasa, 4 Oktober2022

Sosok Sekda Domu Warandoy dikenal Pengamat Kebijakan Publik NTT, Habde Adrianus Dami, bukan hanya satu daerah asal Sumba Timur.

"Saya kenal Sekda NTT, Domu Warandoy sejak sama-sama pimpinan unit di Sumba Timur. Kebetulan beliau di Dinas Pariwisata dan Saya di Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Sumba Timur," ujar Habde Adrianus Dami yang biasa disapa Habde ini.

Baca juga: Sekda NTT Meninggal, Jenazah Domu Warandoy Tiba di Waingapu Sumba Timur, Disambut Isak Tangis

Kedekatan emosional dan pertemanan kita terbangun sudah cukup lama. Beliau sosok yang punya karakter yang kuat dalam memimpin. Dia juga konsisten dalam mengambil keputusan. 

Karena itu, sebagai teman dan sebagai masyarakat kejadian ini saya sangat terkejut.

Bagi saya, inilah kehendak Tuhan, tapi saya sebagai manusia, beliau dalam menjalankan tugas yang dipercayakan gubernur dan wakil gubernur membantu kepala daerah menjalankan tugas administrasi pemerintahan, beliau sudah mampu beradaptasi dan menyesuaikan dengan lingkungan kerjanya. 

Dia sangat cepat dan membangun komunikasi dan koordinasi dengan OPD yang menjadi ruang lingkup tugas dan kewenangannya. Memang, waktunya masih terlalu singkat, kurang lebih dua bulan. 

Tetapi, pengalaman beliau sebagai mantan sekretaris daerah Kabupaten Sumba Timur, itu sangat membantunya dalam pengenalan tugas pokok sehingga ketika menjadi sekda NTT dia sangat cepat menyesuaikan. 

Beliau orangnya sangat terbuka dan familiar. Karena itu, saya ketika pertama kali dengar kalau dia menjadi sekda NTT, saya tidak kaget. Karena dia punya pengalaman kerja dan birokrasi yang lama. 

Baca juga: Sekda NTT Meninggal, Ratusan Pelayat Menunggu Jenazah Domu Warandoy di Bandara Umbu Mehang Kunda 

Apalagi dia juga merupakan mantan wartawan Pos Kupang. Jadi dia punya pengalaman yang luas baik di bidang jurnalistik dan birokrasi. Sehingga ini memudahkannya menjalankan tugas sebagai sekda NTT. 

Dia itu cepat melupakan hal-hal yang tidak menyenangkan. Jadi dia bukan tipe orang pendendam. Beliau itu tidak suka menyelesaikan persoalan dengan meninggalkan atau menimbulkan luka kepada pihak-pihak yang berkonflik. 

Saya mengenal betul karakter dia apalagi kami sama-sama saat itu membantu bupati pak Mehang Kunda. 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved