Berita Kota Kupang

Warga Kota Kupang Nobar Film Keluarga Cemara dan Gelar Tarian Massal di Taman Tagepe

Kegiatan ini dalam rangka mempromosikan pariwisata oleh Dinas Pariwisata Kota Kupang dengan memutar Film Keluarga Cemara

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/ASTI DHEMA
TARIAN MASSAL- Warga mengisi malam minggu dengan nonton bareng (Nobar) di Taman Generasi Penerus (Tagepe) Kota Kupang pada Sabtu 1 Oktober 2022 malam. Tampak warga menarikan tarian massal setelah nobar film Keluarga Cemara. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Asti Dhema

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Warga Kota Kupang memanfaatkan waktu senggang di malam minggu dengan nonton bareng (Nobar) dan menggelar tarian massal di Taman Generasi Penerus (Tagepe) Kota Kupang pada Sabtu 1 Oktober 2022.

Kegiatan ini dalam rangka mempromosikan pariwisata oleh Dinas Pariwisata Kota Kupang dengan memutar Film Keluarga Cemara.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang Josefina M.D Gheta S.T M.M bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk memanfaatkan taman-taman yang ada di Kota Kupang.

"Kegiatan setiap malam minggu," ungkapnya.

Kemudian disampaikan Kepala Bidang Industri Pariwisata pada Dinas Pariwisata Kota Kupang, Pommy Odja, S.STP.,M.Si kegiatan nobar ini tetap dalam konsep hiburan rakyat dengan tema Ekonomi Kreatif (Ekraf) Bangkit Pariwisata Maju.

"Fokus kita selain promosi pariwisata kita juga bisa mengedukasi masyarakat untuk menjaga seluruh taman-taman yang sudah dibangun di kota kupang sehingga tetap terjaga baik kebersihan, keindahan serta fasilitasnya," terangnya.

Baca juga: HIPMI Kota Kupang Percantik Taman Tagepe

Pantauan Pos Kupang tampak sejumlah warga Kota Kupang mendatangi lokasi nobar Film Keluarga Cemara yang berada di Tagepe Kota Kupang, mulai Pukul 18.00 WITA. 

Film yang dirilis 3 Januari 2013 ini, mengisahkan Abah yang diperankan Ringgo Agus Rahman, sangat ingin bertahan setelah rumah dan pasca hartanya disita debt collector untuk membayar hutang perusahaan yang disebabkan oleh kakak iparnya, dengan cara pindah sementara ke rumah di desa terpencil di Jawa Barat. 

Rumah itu merupakan rumah masa kecilnya, sebuah warisan dari ayahnya. Namun dia menghadapi kesulitan karena kasusnya kalah di pengadilan dan keluarganya terancam selamanya hidup dalam kemiskinan di desa itu.

Film keluarga ini dipilih karena merupakan salah satu film edukasi keluarga yang seyogyanya wajib ditonton bersama. Setelah nobar selesai, dilanjutkan dengan live music dan tarian massal yang mayoritas penari adalah para ibu.

Nobar di taman tidak dipungut biaya dan diperuntukkan bagi masyarakat Kota Kupang disuguhkan dengan live music dan tarian massal.

Kegiatan ini juga dihadiri jajaran pejabat dari Kantor Wali Kota Kupang.

Baca juga: Taman Tagepe Pilihan Tempat Refreshing Kaum Milenial di Kota Kupang, Ini Kelebihannya

Dengan diadakannya kegiatan ini, diharapkan masyarakat mendapatkan dampak positif khususnya para pelaku ekraf dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di kota kupang, sehingga roda ekonomi bisa bergerak pasca pandemi. 

"Sudah agak bagus karena sudah mulai longgar. Terserah. Namanya bergembira itu enak, asal jangan kacau," ungkap Jamaluddin warga Namosain.

Wiraswasta asal Sulawesi ini juga berharap pandemi akan berlalu. Karena menurutnya jika ada penyakit, maka ada obat.

Kegiatan ini diadakan di semua taman di Kota Kupang yang sudah dimulai sejak dua bulan lalu dengan tujuan sebagai daya tari bagi masyarakat Kota Kupang agar tetap memanfaatkan dan menjaga taman-taman yang ada di Kota Kupang dengan menyuguhkan Nobar, live music dan tarian massal. (cr16)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved