Berita Belu

STM Nenuk Bekali Siswa-Siswi Sebelum Prakerin

Prakerin yang dilaksanakan kali ini berbeda dengan praktek kerja industri sebelumnya karena jenjang prakerinnya

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
FOTO BERSAMA - Siswa-siswi peserta prakerin dari SMK Nenuk. Mereka para guru pembukaan pembekalan, Jumat 30 September 2022. 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Sekolah Menengah Kejuruan atau SMK Katolik Santo Yosef Nenuk memberikan pembekalan praktek kerja industri atau prakerin kepada 81 orang siswa-siswi kelas XII dari 5 jurusan.

Pembekalan prakerin SMK Katolik Santo Yosef Nenuk berlangsung selama dua hari dari Jumat 30 September 2022 hingga Sabtu 1 Oktober 2022 di Aula SMK Katolik St.Yosef Nenuk.

Kegiatan dibuka oleh Kepsek SMK Katolik St.Yosef Nenuk, Pater Petrus Dile Bataona, SVD dihadiri oleh ketua program (Kapro) dan para guru dari 5 jurusan.

Baca juga: Kasus Polisi Tembak Warga di Belu, Pengamat Sebut Polisi Tidak Bisa Dipidana

Dalam arahannya, Pater Kepsek SMK Katolik St.Yosef Nenuk mengatakan Prakerin yang dilaksanakan kali ini berbeda dengan praktek kerja industri sebelumnya karena jenjang prakerinnya lebih lama yakni maksimal  6 bulan.

"4 bulan digunakan untuk fokus praktek di Dudi dan sisanya 2 bulan digunakan untuk penyusunan dan ujian laporan," jelas Anggota Dewan Provinsial SVD Timor ini.

Selain itu, prakerin yang dilaksanakan adalah ujian langsung bagi siswa-siswi. Oleh karena itu, siswa-siswi menjaga kharakter, pengetahuan dan keterampilan selama prakerin.

"3 aspek ini tolong diperhatikan. Jangan hanya nila setitik rusak susu sebelanga 3 tahun kalin menempuh pendidikan di STM Nenuk," pesan puitis Pater Piet

"Selain itu diharapkan kepada 81 orang siswa-siswi agar selama prakerin selalu menjaga nama baik sekolah," tambah dia mengakhiri sambutannya.

Baca juga: Polisi Tembak Warga Belu: Jenazah Korban Disemayamkan di Luar Rumah, Keluarga Mulai Datang Melayat

Ketua Program (Kapro) Teknik Manajemen Perawatan Otomotif (TMPO) sekaligus Ketua Panitia Prakerin, Gregorius M.Y Laga, ST mengatakan, pembekalan praktek kerja industri kepada siswa-siswi memang harus ada.

Tujuannya agar para siswa memahami akan apa yang akan dibuat, dilaksanakan serta peraturan yang harus ditaati di Dudi.

"Pembekalan ini perlu agar siswa-siswi mengetahui tujuan prakerin selain itu juga mengenal, memahami dan berpraktek langsung dilapangan," jelas Kim Laga

Kata dia, setelah pembukaan, acara pembekalan dilanjutkan di setiap jurusan masing-masing.

Adapun agenda kegian prakerin yakni, pembukaan prakerin, penjelasan umum tentang prakerin, motivasi kerja, keselamatan dan kesehatan kerja, pengisian jurnal, absensi, dan kerangka penilaian, tata cara penulisan laporan, tika dan tata tertib di Dudi, penutup dan pelepasan oleh Pater Kepsek SMK Katolik St.Yosef Nenuk. (jen)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOLGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved