Berita Manggarai Barat

Polres Manggarai Barat Amankan Terduga Pelaku Pengrusakan dan Pembakaran Surat Suara Saat Pilkades

Teduga pelaku yang diamankan merupakan masa pendukung salah satu calon Kepala Desa," terang Iptu Eka saat dikonfirmasi Pos Kupang

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO-DOK ISTIMEWA
AMANKAN - Personel gabungan Polres Manggarai Barat saat mengamankan terduga pelaku pengrusakan TPS dan pembakaran surat suara saat jalannya Pilkades di Desa Wae Jara, Kecamatan Mbeliling Kabupaten Mabar, NTT.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Berto Kalu

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Polres Manggarai Barat dan Brimob Kompi 4 Labuan Bajo mengamankan 12 orang terduga pelaku pengrusakan TPS dan pembakaran surat suara di Desa Wae Jara, Kecamatan Mbeliling Kabupaten Manggarai Barat, NTT

Penjemputan para terduga pelaku tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Mabar AKP Roberth M. Bolle, pada Jumat 30 September 2022

Saat itu, Kapolres Manggarai Barat, AKBP Felli Hermanto, melalui Kasi Humas Iptu Eka Dharma Yudha saat dikonfirmasi mengatakan, 12 orang tersebut diduga telah melakukan pengrusakan dan pembakaran surat suara di Wae Jare.

Baca juga: Kepala BPN Manggarai Barat Serahkan 17 Sertifikat Aset Tanah Milik Pemkab

"Teduga pelaku yang diamankan merupakan masa pendukung salah satu calon Kepala Desa," terang Iptu Eka saat dikonfirmasi Pos Kupang, Sabtu 1 Oktober 2022.

Iptu Eka menambahkan, para terduga pelaku diduga dengan sengaja melakukan pengrusakan dan membakar surat suara di TPS 01 Desa Wae Jara, karena tidak terima calon Kepala Desa yang didukung kalah.

Ia menjelaskan, sebelumnya personel yang melaksanakan pengamanan di TPS tersebut sudah memberikan himbaun untuk tidak melakukan tindakan anarkis, namun hal itu tidak diindahkan.

"Kelompok masa yang melakukan pengrusakan dan melarang personil pengamanan dari Polres Mabar agar tidak menghalangi reaksi masa," ungkapnya.

Ia mengharapkan agar masyarakat tidak mudah diprovokasi oleh oknum yang memiliki kepentingan tertentu. Para calon juga harus menjunjung tinggi nilai Demokrasi yaitu siap untuk kalah maupun menang.

Baca juga: Kepala BPS Manggarai Barat Harap Data Statistik Jadi Indikator Pertumbuhan Pariwisata di Labuan Bajo

"Jangan hanya mau menang saja, kalah pun para calon harus siap terima, jangan membuat masyarakat yang menjadi korban," imbuhnya.

Sementara itu, terkait proses penanganannya, Lanjut Iptu Eka, saat ini penyidik Satuan Reskrim Polres Mabar masih melakukan pemeriksaan terhadap para terduga pelaku sebagai saksi.

"Masih dilakukan pemeriksaan oleh penyidik, apabila dalam pemeriksaan terdapat cukup bukti, tentu penyidik akan menetapkan para terduga pelaku sebagai tersangka," ujarnya.

Sebagai informasi, peristiwa pengrusakan dan pembakaran surat suara tersebut terjadi pada Kamis 29 September 2022 sekira pukul 17.00 Wita, pada saat digelarnya Pilkades serentak di 102 Desa dari 12 Kecamatan di Kabupaten Manggarai Barat. (*)

Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved