Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Jumat 30 September 2022, Betapa Terbatasnya Manusia di Hadapan Allah

Renungan Harian Katolik berikut disiapkan oleh RP. Markus Tulu SVD dengan judul Betapa Terbatasnya Manusia di Hadapan Allah.

Editor: Agustinus Sape
FOTO PRIBADI
RENUNGAN - RP. Markus Tulu SVD menyampaikan Renungan Harian Katolik untuk Jumat 30 September 2022 dengan judul Betapa Terbatasnya Manusia di Hadapan Allah. 

POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik berikut disiapkan oleh RP. Markus Tulu SVD dengan judul Betapa Terbatasnya Manusia di Hadapan Allah.

RP. Markus Tulu menulis Renungan Harian Katolik ini dengan merujuk Kitab Ayub 38:1 12-21; 39:36-38, dan bacaan Injil Lukas 10:13-16.

Di akhir Renungan Harian Katolik ini disediakan pula teks lengkap bacaan Jumat 30 September 2022 beserta mazmur tanggapan dan bait pengantar Injil.

 

Pada Hari Peringatan Santo Hieronimus, Imam dan Pujangga Gereja, kita merenung dan menyelami kemahakuasaan, kebijaksanaan dan keabadian yang Allah miliki di satu pihak dan di pihak lain kita menyadari kebebalan, kehinaan dan kenisbian kita manusia yang diwakili Ayub, Khorazim dan Betsaida.

Bahwa ketika Allah berbicara kepada Ayub dari dalam badai sebenarnya pada saat itulah Allah menunjukkan segala kebijaksanaan, kemahakuasaan dan keabadian yang tak terbantahkan kepada Ayub.

Dan mendengar Allah berbicara dalam seluruh kesempurnaan itu, Ayub akhirnya dalam kehinaan menjawab, "Sesungguhnya aku ini terlalu hina. Jawab apakah yang dapat kuberikan kepadaMu? Satu kali aku berbicara, tidak akan kuulang. Dua kali aku berkata, tidak akan kulanjutkan."

Baca juga: Renungan Harian Katolik Kamis 29 September 2022, Menjadi Malaikat Tak Bersayap

Jawaban Ayub ini melukiskan kepada kita bahwa betapa terbatasnya manusia di hadapan kemahakuasaan dan kebijaksanaan Allah.

Di samping itu ketika Allah mengecam Khorazim dan Betsaida sebenarnya Allah mau menunjukkan kepada manusia beriman bahwa betapa bebalnya kita manusia yang meskipun sering menyaksikan Yesus mengadakan mukjizat tapi tidak mau bertobat dan mengubah sikap hidup.

Allah berbicara dari dalam badai kepada Ayub dan Allah mengecam Khorazim dan Betsaida sebenarnya juga Allah berbicara kepada kita dan mengecam sikap hidup kita.

Apakah kita mau menyadari keterbatasan diri kita dan dengan rendah hati mengakui kemahakuasaan dan kebijaksanaan Allah seperti Ayub atau tetap tegar tengkuk berdiri dengan arogan seperti Khorazim dan Betsaida.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Kamis 29 September 2022, Pesta St Mikael, Gabriel dan Rafael, Malaikat Agung

Kita kaum beriman hendaknya hidup dengan rendah hati dan senantiasa berusaha untuk bertobat dari dosa dan setiap kelemahan diri kita.

Kita boleh belajar dari Santo Hieronimus, seorang imam dan pujangga gereja yang dengan rendah hati melayani umat meskipun memiliki pemikiran-pemikiran yang cemerlang dan brilian.

Teks Lengkap Bacaan Renungan Harian Katolik Jumat 30 September 2022

BACAAN - Ilustrasi Alkitab Katolik. Silakan membaca teks lengkap bacaan Renungan Harian Katolik Jumat 30 September 2022.
BACAAN - Ilustrasi Alkitab Katolik. Silakan membaca teks lengkap bacaan Renungan Harian Katolik Jumat 30 September 2022. (Tokopedia)
Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved