Pilpres 2024

Mardani Ali Sera Angkat Bicara, Benarkan Pernyataan SBY Soal Pemilu Tidak Jujur: Semua Harus Waspada

Mardani Ali Sera, Ketua DPP PKS ( Partai Keadilan Sejahtera ) kini angkat bicara tentang tanda-tanda akan adanya pemilu tidak jujur pada pemilu 2024.

Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
WASPADA - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera, Mardani Ali Sera membenarkan pernyataan Susilo Bambang Yudhoyono bahwa ada kemungkinan terjadinya kecurangan pada pemilu 2024 mendatang. Jadi semua pihak harus waspada terhadap hal ini. 

POS-KUPANG.COM - Mardani Ali Sera, Ketua DPP PKS ( Partai Keadilan Sejahtera ) kini angkat bicara tentang tanda-tanda akan adanya kecurangan atau pemilu tidak jujur pada Pemilu 2024 mendatang.

Bahkan PKS juga menyinggung soal adanya kecurangan yang berkemungkinan terjadi pada pemilu termasuk Pilpres 2024 nanti.

Pernyataan Mardani Ali Sera tersebut senada dengan SBY ( Susilo Bambang Yudhoyono ) yang melempar pernyataan ke publik tentang aroma kecurangan pada pesta demokrasi lima tahunan itu.

Sebelumnya Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkapkan adanya aroma kecurangan pada pemilu 2024 mendatang.

Baca juga: Sekjen PDIP Sindir SBY, Singgung Demokrat Daur Ulang Isu Lama, Padahal Sudah Kuno, Begini Katanya

Terhadap pernyataan SBY itu, Mardani Ali Sera mengatakan, apa yang disampaikan Presiden ke-6 RI itu sekaligus mengingatkan semua pihak untuk waspada.

"Pernyataan Pak SBY bahwa ada peluang pemilu tidak jujur, itu bagus sekali, membuat kita semua waspada. Karena di lapangan, memang masih ditemukan kecurangan," ungkap Mardani kepada wartawan, Senin 19 September 2022.

PASANGAN CALON - Anies Baswedan dan AHY disebut-sebut sebagai pasangat calon Presiden dan Wakil Presiden yang diusung Partai Nasdem dan Demokrat. Pasangan calon ini bakal maju pada Pilpres 2024 mendatang.
PASANGAN CALON - Anies Baswedan dan AHY disebut-sebut sebagai pasangat calon Presiden dan Wakil Presiden yang diusung Partai Nasdem dan Demokrat. Pasangan calon ini bakal maju pada Pilpres 2024 mendatang. (POS-KUPANG.COM)

Mardani juga menyoroti isu presiden tiga periode, Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) bakal jadi cawapres sebagaimana yang berkembang belakangan ini.

"Apalagi kalau ada isu tiga periode kah, ada isu wapres kah, isu macam-macam. Justru semua harus waspada," tandasnya.

Bertolak dari fakta yang berkembang saat ini, lanjut Mardani, maka ia menganggap pernyataan SBY itu merupakan bentuk peringatan kepada semua pihak.

"Kemungkinan ada aktor atau usaha untuk membuat pemilu tidak jurdil. Pak SBY bagus peringatan buat kita semua," ungkapnya.

Sebelumnya, SBY mengatakan ada tanda-tanda pemilihan umum (pemilu) 2024 tidak jujur dan adil.

Hal itu disampaikan SBY dalam rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Partai Demokrat di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta.

SBY mengatakan dirinya terpaksa turun gunung menghadapai pemilu 2024 dikarenakan adanya tanda-tanda pemilu tidak jujur.

Baca juga: PDIP Terpancing, SBY Sebut Siap Turun Gunung, Hasto Tantang Siap Naik Gunung Jika Ganggu Jokowi

"Para kader mengapa saya harus turun gunung menghadapai pemilu 2024 mendatang. Saya mendengar mengetahui bahwa ada tanda-tanda pemilu 2024 bisa tidak jujur dan tidak adil," kata SBY dalam sebuah video yang beredar seperti dikutip Tribunnews.com, Jumat 16 September 2022.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved