Berita NTT

Tokoh Agama Kabupaten Sikka Tolak Hoaks, Ingatkan Soal Merawat Toleransi di NTT

Tidak terpengaruh dengan berita bohong atau hoaks dan intoleransi yang bisa menimbulkan perpecahan di masyarakat.

Editor: Sipri Seko
POS-KUPANG.COM
IMBAUAN - Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Sikka menolak hoaks. Immbuan disampaikan Romo Teleforus Jenti, H Muhammad Ikhsan Wahab dan Muhammad Nur. 

POS KUPANG.COM, KUPANG - Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat di Kabupaten Sikka, mengimbau seluruh komponen masyarakat agar tetap sinergi menjaga situasi kamtibmas.

Tidak terpengaruh dengan berita bohong atau hoaks dan intoleransi yang bisa menimbulkan perpecahan di masyarakat.

Mewujudkan situasi aman dan kondusif, tokoh agama di Kota Maumere terus mengajak kepada seluruh komponen masyarakat, agar tetap sinergi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Sikka.

Baca juga: FKUB NTT Gemakan Dialog Kerukunan Umat Beragama di Pulau Rote

Para tokoh agama juga menyuarakan perlawanan dan penolakkan terhadap segala bentuk berita bohong (hoaks).

Mereka mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan ikut menyebarkan isu yang mengatasnamakan suku, agama, ras maupun golongan, yang bisa menimbulkan kegaduhan dan perpecahan dikalangan masyarakat.

"Tidak terpengaruh dengan isu hoaks yang mengatasnamakan suku agama ras maupun golongan sehingga dapat tercipta situasi aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Sikka," kata Ketua FKUB Kabupaten Sikka, Romo Teleforus Jenti, O.CARM.

Baca juga: Ketua FKUB NTT Ajak Umat Islam Berbagi pada Idul Adha

Hal yang sama juga dikatakan Ketua MUI Kabupaten Sikka, H Muhammad Ikhsan Wahab dan Ketua Paguyuban Keluarga Makassar Sikka, Muhammad Nur.

Sinergitas dan kolaborasi diantara tokoh agama dan seluruh komponen masyarakat di wilayah Nian Tana, Kabupaten Sikka ini, diharapkan dapat mempertahankan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, serta penuh toleransi.

Para tokoh agama ini mengatakan, Sikka merupakan salah satu kabupaten dengan tingkat toleransi yang tinggi di NTT.

Untuk itu, mereka berharap agar apa yang sudah tertanam sejak leluhur ini, tetap dijaga demi kesinambungan pembangunan di Kabupaten Sikka.

Baca juga: Ketua FKUB Nusa Tenggara Timur Harap TribunFlores Bisa Menolong Sesama

"Sejak dulu keberagaman di Sikka sudah ada. Namun susah sekali ada gesekan. Ini yang mesti kita jaga. Jangan mudah terprovokasi oleh oknum tak bertanggungjawab," ujar Romo Releforus.

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved