Berita NTT

Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar Lembaga, Oni Marbun Himbau Pekerja Gunakan Kanal Resmi

Terhadap berita yang beredar di media online dan media sosial yang berupa permintaan pengisian data penerima BSU

Penulis: Paul Burin | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO-DOK ISTIMEWA
Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan AntarLembaga BPJAMSOSTEK, Oni Marbun 

BPJAMSOSTEK Himbau Pekerja Gunakan Kanal Resmi

POS-KUPANG.COM, JAKARTA Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar Lembaga, Oni Marbun menghimbau kepada para pekerja untuk menggunakan kanal resmi untuk menghindari penyalahgunaan Data BSU.

Sementara BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK  kembali dipercaya sebagai partner dalam menyediakan data pekerja

Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar Lembaga, Oni Marbun menyampaikan hal itu dalam siaran persnya Senin, 19 September 2022.

Baca juga: BPJAMSOSTEK Siap Berikan Layanan Manfaat Program JKP

Penegasan Oni Marbun berkaitan dengan maraknya permintaan data pribadi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Sementara Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2022 kembali disalurkan oleh Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan.

BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK)  kembali dipercaya sebagai partner dalam menyediakan data pekerja untuk dijadikan dasar penentuan calon penerima BSU menghimbau kepada calon penerima untuk berhati-hati dalam memberikan data pribadi kepada siapapun.

Selain itu, Oni Marbun menyampaikan agar pekerja tidak terkecoh dengan maraknya permintaan data pribadi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Terhadap berita yang beredar di media online dan media sosial yang berupa permintaan pengisian data penerima BSU dengan mengatasnamakan BPJAMSOSTEK atau Kemnaker, adalah informasi yang sesungguhnya tidak benar atau hoaks. Masyarakat pekerja harap bijak dalam memberikan data yang sifatnya pribadi,” jelas Oni.

Menurut data BPJAMSOSTEK, sampai saat ini sudah sebanyak 7,5 juta data calon penerima BSU yang diserahkan kepada Kemnaker. Jumlah tersebut terbagi dalam dua tahap, yaitu sejumlah 5.099.915 diserahkan pada tahap pertama dan kemudian tahap kedua sejumlah 2.406.915.

Baca juga: BPJAMSOSTEK Ende Bayarkan Klaim Total Rp. 27,8 Milyar Tahun 2021

Setiap data yang diserahkan kepada Kemnaker akan kembali dilakukan check and skrining ulang serta pemadanan data terhadap bantuan pemerintah yang lain seperti bantuan Kartu Prakerja, Program Keluarga Harapan, dll.

Oni Marbun melanjutkan, data yang diserahkan pihaknya kepada Kemnaker merupakan data pekerja yang sudah dilaporkan melalui kanal resmi BPJAMSOSTEK yang kemudian oleh pihaknya telah dilakukan verifikasi untuk memastikan validitas data tersebut.

“Untuk memercepat proses dan ketepatan penyaluran BSU kepada semua pekerja Indonesia, kami membuka kanal pengumpulan data yang hanya dapat dilakukan oleh Pemberi Kerja/ HRD/ Personalia Perusahaan, yaitu melalui aplikasi resmi Sistem Informasi Pelaporan Perusahaan atau biasa disebut SIPP,” tambahnya.

Untuk menghindari informasi yang tidak benar dan menyesatkan, bagi pekerja yang ingin mengetahui apakah dirinya layak sebagai calon penerima BSU atau tidak, dapat mengakses kanal resmi melalui bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id.

Baca juga: Santunan BPJS Ketenagakerjaan BPJamsostek dan Rasa Syukur Welhemina

Oni mengatakan, BSU ini merupakan salah satu bentuk reward dari Pemerintah kepada perusahaan yang peduli dan tertib mendaftarkan pekerjanya ke dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.

“BSU ini manfaat lain yang dapat diterima di luar program yang kami selenggarakan. Untuk itu kami menghimbau kepada perusahaan/ pemberi kerja untuk selalu memastikan semua pekerjanya telah terdaftar, melaporkan gaji/ upah dengan benar dan yang terakhir tidak menunggak pembayaran iuran program BPJAMSOSTEK,” kata Oni.

Di tempat terpisah, Yasaruddin selaku Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Banten, mengimbau kepada masyarakat penerima BSU di Wilayah Banten agar tidak mudah memberikan data pribadi kepada pihak manapun sebagai syarat penerima BSU dari pemerintah.

“Bagi masyarakat khususnya pekerja yang ingin mengetahui apakah dirinya layak sebagai calon penerima BSU atau tidak, dapat mengakses kanal resmi melalui bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id,” ucap Yasaruddin.

Yasaruddin menjelaskan bahwa bantuan Subsidi Upah (BSU) ini merupakan salah satu bentuk reward dari Pemerintah kepada perusahaan yang peduli dan tertib mendaftarkan pekerjanya ke dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved