KKB Papua

Raki Ap Aktivis Komunitas Papua di Belanda Seru PBB Kunjungi Papua Barat

Aktivis Komunitas Papua di Belanda, Raki Ap, menyerukan kepada PBB dan Komnas HAM, untuk mengunjungi Papua Barat

Penulis: Hasyim Ashari | Editor: Hasyim Ashari
FACEBOOK/RIki Ap
FOTO - Riki Ap Aktivis Papua di Belanda mengunggah fotonya di New York, Amerika Serikat. Ia kembali menyuarakan agar PBB dan Komnas HAM mengunjungi Papua Barat 

POS-KUPANG.COM - Aktivis Komunitas Papua di Belanda, Raki Ap, menyerukan kepada PBB dan Komnas HAM, untuk mengunjungi Papua Barat.

Hal itu terungkap dalam unggahannya di akun Facebook pribadinya dan di akun ree West Papua Campaign-NL.

Berikut unggahan Raki Ap yang berdomisili bersama keluarganya di kawasan Vruchtenbuurt, Den Haag, Belanda.

Baca juga: Boyamin Kuliti Gubernur Lukas Enembe, daripada Bolak Balik Singapura Lebih Baik Buka Kasino di Papua

New York, 09/22/22

Panggilan ke Belanda untuk menarik kembali seruan Internasional pada Indonesia untuk memberikan akses kepada Komisioner Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia untuk mengunjungi Papua Barat.

Hari ini tim kami mengunjungi misi permanen Belanda di New York dan menyerahkan pengarahan diplomatis yang meminta Menteri Presiden Rutte untuk melaksanakan mosi selama pidato UNGA77 (18-11) -2021) dari Anggota Parlemen Don C eder (CU).

"Menyeru Indonesia untuk mengizinkan Komisioner Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia mengunjungi Papua Barat".

Ini didukung oleh (hampir) semua pihak!

Baca juga: KKB Kibarkan Bendera Bintang Kejora di Maybrat, Kapolda Papua Barat Sayangkan Klaim Wilayah

Presiden Marshal Island telah mendahului Belanda dan menunjuk kunjungan hak asasi manusia PBB ke Papua Barat selama sambutannya dan lebih banyak negara Pulau Pasifik akan mengikuti.

Kehadiran kami adalah untuk membuat misi permanen Belanda di New York tetap sibuk dan kehadiran kami membuat mereka berpikir.

Parlemen Belanda, media, universitas, gerakan clinaat dan sekarang juga di kantor di New York

Momentum di Belanda maupun internasional semakin meningkat, setahu saya, ini pertama kalinya misi permanen Belanda menerima kunjungan/ pengarahan dari gerakan kemerdekaan kita.

Apa pun yang mereka lakukan dengan itu, Menteri Wobke Hoekstra kemudian dapat menjelaskan kepada Komisi Luar Negeri mengapa ini atau tidak termasuk dalam pidato.

Baca juga: KKB Sebagai Pelabelan Ditolak, Keluarga Korban Mutilasi di Mimika Papua Ajukan Dua Tuntutan

Kami menjaga Kota Perdamaian dan Hukum Internasional di bawah kaca pembesar dan memastikan bahwa tekanan terus meningkat dan kredibilitasnya diperbarui

Pertemuan yang menyenangkan di New York dan langkah selanjutnya tahun ini optimis

PAPUA MERDEKA!

Raki Ap di kalangan sebagian komunitas Papua di berbagai negara, diposisikan sebagai figur yang terkesan jujur dalam mengadvokasi isu Papua melalui berbagai platform media sosial, baik akun pribadinya ataupun akun Free West Papua Campaign-NL (FWPC-NL). 

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved