Liga 3 El Tari Memorial Cup

El Tari Memorial Cup, Menanti Sanksi Tegas Untuk Perseftim Flores Timur

Ratusan suporter Perseftim Flores Timur tak puas dengan kekalahan timnya dalam laga penentu menuju semi final El Tari Memorial Cup.

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM - RICKO WAWO
RICUH - Kericuhan laga perempat final Perse Ende melawan Perseftim Flores Timur di Stadion Gelora 99 Lembata, Jumat, 23 September 2022 telah mencoreng wajah kompetisi sepak bola paling bergengsi di NTT El Tari Memorial Cup. Ratusan suporter Perseftim Flores Timur yang tak puas dengan kekalahan timnya merusak fasilitas yang ada di stadion. Tak hanya melempar batu dan botol minuman ke arah lapangan dan bench pemain. Mereka juga menghancurkan pagar lapangan, bench pemain, dan tenda inspektur pertandingan.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, RICKO WAWO

POS-KUPANG.COM LEWOLEBA - Kericuhan laga perempat final Perse Ende melawan Perseftim Flores Timur di Stadion Gelora 99 Lembata, Jumat, 23 September 2022 telah mencoreng wajah kompetisi sepak bola paling bergengsi di NTT El Tari Memorial Cup.

Ratusan suporter Perseftim Flores Timur tak puas dengan kekalahan timnya dalam laga penentu menuju semi final El Tari Memorial Cup.

Mereka merusak fasilitas stadion yang biasa digunakan selama perhelatan El Tari Memorial Cup. Tak hanya melempar batu dan botol minuman ke arah lapangan dan bench pemain. Mereka juga menghancurkan pagar lapangan, bench pemain, dan tenda inspektur pertandingan.

Baca juga: Video Viral Instagram, Laga Perseftim vs Perse Ende Turnamen Liga 3 El Tari Memorial Cup 2022 Ricuh

Aksi vandalisme suporter ini tentu dikecam semua pihak karena mencederai semangat persaudaraan dan persahabatan dunia sepak bola yang dibawa dalam kompetisi El Tari Memorial Cup.

Ketua DPRD Lembata, Petrus Gero meminta Asprov PSSI NTT mengambil tindakan tegas atas kejadian memalukan yang dilakukan suporter Perseftim Flores Timur. 

Dia menyayangkan kericuhan ini. Menurutnya, kompetisi Liga Tiga ETMC adalah ajang bergengsi tidak boleh dinodai dengan aksi perusakan fasilitas di Gelora 99. Ajang ini harus menjadi kesempatan menunjukkan keahlian dan strategi memainkan si kulit bundar. 

Baca juga: El Tari Memorial Cup: Persebata VS Rote Ndao Sama Sama Ingin Ciptakan Sejarah

Perhimpunan Mahasiswa Asal Lembata (PERMATA) Kupang meminta panitia dan Asprov PSSI NTT agar lebih serius menjaga situasi hingga berakhirnya turnamen El Tari Memorial Cup XXXI Lembata 2022. Permata menyayangkan pertarungan sengit kedua kesebelasan berakhir ricuh sebelum usai laga. 

Pengurus Permata Kupang periode 2021-2022, Lukas Laga Pureklolon mengatakan kejadian tersebut sangat mencederai marwah sepak bola di NTT.

"Kami dari mahasiswa Permata Kupang melihat pemandangan tidak elok untuk dipertontonkan. Sebagai bagian dari masyarakat Lembata, kami mahasiswa mengharapkan agar pergelaran ETMC ini bisa berjalan sampai akhir dengan aman dan baik di bumi sembur paus,” ungkap Laga Pureklolon.

Baca juga: El Tari Memorial Cup: Lomblen Mania Kawal Suporter Perse Ende

Dia berharap panitia dan Pemda Lembata dapat mengevaluasi dan meningkatkan keamanan dalam laga-laga selanjutnya.

Hal senada juga disampaikan ketua umum Permata Kupang, Junaidi Umar. Dia meminta Asprov PSSI NTT untuk memberikan sanksi tegas kepada pihak yang telah merugikan citra sepak bola di NTT. Juga, kata dia, pihak kepolisian segera mengusut oknum yang telah melakukan tindakan perusakan stadion. 

Ketua Komisi Disiplin Asprov PSSI NTT Lukman Hakim memastikan tim Perseftim Flores Timur akan diberi sanksi. Namun, dia belum bisa memastikan jenis sanksi apa yang akan dijatuhkan kepada Perseftim Flores Timur. 

Baca juga: El Tari Memorial Cup: Asprov PSSI NTT Akan Beri Sanksi Perseftim Flores Timur

"Keputusan selanjutnya mesti ada rapat bersama di tingkat pengurus di Kupang setelah kejuaraan ini (El Tari Memorial Cup Lembata," ungkap Lukman dalam konferensi pers di Hotel Palm Lewoleba, Jumat malam. 

Wakil Sekretaris Asprov PSSI NTT Piter Fomeni menyebutkan, pihaknya harus melakukan penelitian yang lebih cermat sebelum menjatuhkan hukuman kepada Perseftim.

“Kami tidak mau tergesa-gesa,” ungkap dia.

Untuk memastikan ada tidaknya hukuman kepada Flotim, menurut Piter Fomeni, Asprov PSSI NTT akan menggelar rapat pengurus secara lengkap di Kupang. Agenda ini akan dilakukan setelah selesai turnamen Liga 3 ETMC XXXI Tahun 2022 di Kabupaten Lembata. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved