Berita Kabupaten Kupang

Desa Oesena Punya Akselerasi Pembangunan Terbaik

Sebab pergumulan panjang sejak 1980 untuk pembangunan gedung gereja ini tentunya bukanlah hal yang mudah.

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/RYAN TAPEHEN
PERESMIAN - Bupati Kupang Korinus Masneno melepaskan burung merpati saat peresmian gedung kebaktian jemaat Efata Huko'u desa Oesena. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Tapehen

POS-KUPANG.COM, OELAMASI - Bupati Kupang Korinus Masneno mengklaim Desa Oesena di Kecamatan Amarasi sebagai salah satu desa yang punya akselerasi dalam manajemen pembangunan desa terbaik di Kabupaten Kupang.

Pembangunan gedung kebaktian Jemaat GMIT Efata Huko'u Oesena Klasis Amarasi Timur diklaim Bupati Kupang Korinus Masneno sebagai indikatornya.

Pembangunan gedung kebaktian yang menelan biaya sekitar Rp 2 Miliar ini, lanjut Bupati Kupang Korinus Masneno, dengan mengajukan pinjaman kepada KSP Monafen dan Koperasi TLM.

Baca juga: Wabup Jerry Manafe Klaim Stunting di Kabupaten Kupang Turun 5 Persen

"Masyarakat disini adalah masyarakat yang berpikir kritis dan berkehendak untuk maju. Oesena harus menjadi simbol kebangkitan Amarasi," ungkap Bupati.

Saat peresmian gedung kebaktian jemaat tersebut Bupati Korinus Masneno menyampaikan selamat bersukacita atas pencapaian iman yang luar biasa dari seluruh Jemaat Efata Huko'u Oesena.

Sebab pergumulan panjang sejak 1980 untuk pembangunan gedung gereja ini tentunya bukanlah hal yang mudah.

Baca juga: Realisasi Pencairan Dana Seroja Kabupaten Kupang Capai 3.489 Kepala Keluarga

Hanya jemaat yang kuat dan tangguh sajalah yang mampu bertahan melewati suka dan duka dalam penyelesaian pembangunan gedung kebaktian ini.

Dikatakan Masneno, Gereja adalah mitra pemerintah dalam berbagai sektor pembangunan. Dan pemerintah dalam berbagai kebijakannya akan terus melibatkan gereja.

Pemerintah mengetahui secara jelas bahwa tanpa gereja, maka keberhasilan yang dicitakan akan sulit mencapainya.

Ketua Panitia Pembangunan, Rehuel Masneno dalam laporannya menerangkan, pekerjaan pembangunan gedung kebaktian dan pastori dibangun dengan menggunakan dana yang cukup besar.

Mulai dari peletakan batu pertama hingga peresmian dan pentahbisan gedung kebaktian menelan anggaran kurang lebih sebesar 2 miliar lebih. (cr9)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved