Hakim Agung Terjaring OTT

Hakim Agung Kini Ditahan KPK, Mata Uang Asing Jadi Barang Bukti

Oknum Hakim agung yang ditangkap KPK dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT), kini sudah ditahan lembaga antirasuah tersebut.

Editor: Frans Krowin
Tribunnews.com
TERJARING OTT - Seorang oknum Hakim agung terjaring OTT ( Operasi Tangkap Tangan ). Saat ditangkap, KPK mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya pecahan mata uang asing. 

POS-KUPANG.COM - Oknum Hakim agung yang ditangkap KPK ( Komisi Pemberantasan Korupsi ) dalam Operasi Tangkap Tangan ( OTT ), kini sudah ditahan lembaga antirasuah tersebut.

Penahanan oknum Hakim agung tersebut sudah dilakukan sejak Kamis 22 September 2022. Yang bersangkutan diduga terlibat dalam kasus suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA).

Dalam kasus tersebut, KPK juga telah menyita pecahan mata uang asing sebagai barang bukti. Hanya saja belum diketahui berapa jumlah uang yang telah diamankan oleh KPK tersebut.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan, penangkapan terhadap oknum Hakim agung itu memang sangat menyedihkan.

Baca juga: Hakim Agung Terjaring OTT, KPK Bersedih Lembaga Peradilan Tak Lagi Steril

"KPK bersedih harus menangkap Hakim agung. Kasus korupsi di lembaga peradilan sangat menyedihkan," kata Nurul Ghufron dalam keterangan tertulisnya, Kamis 22 September 2022.

Dikatakannya, dalam OTT kali ini, KPK telah menyita sejumlah barang, termasuk pecahan mata uang asing.

Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron
Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron (surya malang.tribunnews.com)

"Turut diamankan pula uang dalam pecahan mata uang asing yang hingga saat ini masih dikonfirmasi ke para pihak yang ditangkap," ujar Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri, Kamis 22 September 2022.

Ali Fikri mengatakan, para pihak yang diamankan dalam OTT tersebut, kini sudah diamankan di Gedung Merah Putih.

Para pihak yang ditangkap itu sedang diperiksa secara intensif. Mereka sedang dimintai keterangan sekaligus klarifikasi.

"Untuk perkembangan lebih lanjut, akan kami sampaikan setelah seluruh kegiatan ini selesai," kata Ali Fikri.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved