Berita Kota Kupang

Kepala Sekolah SMAN 9 Kupang Tegaskan Siswa Aniaya Guru Terancam Dikembalikan ke Orangtua

Kepala Sekolah SMAN 9 Kupang, kasus penganiyaan siswa terhadap gurunya  saat belajar telah dilaporkan ke Polsek Kelapa Lima.

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
KEPALA SEKOLAH - Kepala Sekolah SMAN 9 Kupang, Adelgina Nortintje Liu, S.Pd saat ditemui awak media di Polsek Kelapa Lima, Rabu 21 September 2022 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Christin Malehere

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Kepala Sekolah SMAN 9 Kupang, Adelgina Nortintje Liu, S.Pd menegaskan siswa yang menganiaya guru terancam dikembalikan ke Orangtua

Penegasan Kepala Sekolah SMAN 9 Kupang, Adelgina Nortintje Liu, S.Pd itu terkait aksi siswa yang memukul gurunya saat berada dalam kelas. 

Menurut Kepala Sekolah SMAN 9 Kupang, Adelgina Nortintje Liu, S.Pd, yang dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Rabu 21 September 2022, kasus penganiyaan siswa terhadap gurunya  saat belajar telah dilaporkan ke Polsek Kelapa Lima.

Baca juga: Data Penerima PIP Tumpang Tindih, Ini Komentar Kepsek SMAN 9 Kupang

Sedangkan terhadap siswa yang melakukan penganiayaan, ujar Kepala Sekolah SMAN 9 Kupang, Adelgina Nortintje Liu, S.Pd, sesuai tata-tertib sekolah, setiap pelajar yang melakukan kekerasan terhadap orang dewasa di lingkungan sekolah maka akan dikembalikan kepada orangtuanya.

Selain itu, Adelgina Nortintje Liu mengatakan pihak sekolah telah memberikan toleransi dan pembinaan terhadap para siswa yang bermasalah termasuk melakukan tindak kekerasan terhadap orang yang lebih tua/guru.

Namun apabila tidak merubah sikap dan perilaku, maka pihak sekolah mengambil tindakan tegas berupa mengembalikan siswa tersebut kepada orangtuanya alias dikeluarkan dari sekolah.

"Kami sudah melakukan rapat bersama para guru dan hasilnya kami memastikan siswa tersebut dikembalikan ke orangtuanya, dan proses hukum tetap berjalan sesuai ketentuan UU yang berlaku," ungkap Adelgina Nortintje Liu

Terkait korban bernama Maria Theresia (53) berstatus guru yang telah berdinas selama 15 tahun di SMAN 9 Kupang sebagai guru sosiologi.

Baca juga: Terungkap Identitas Siswi Berseragam Pramuka Merokok di Kelas, Ternyata Pelajar SMAN 9 Kupang

Lanjut Adelgina Nortintje Liu, kejadian penganiayaan tersebut diketahui sekitar pukul 07.45.Wita saat jam pelajaran pertama.

Terkait kondisi korban saat ini masih mengalami trauma akibat kejadian penganiayaan tersebut karena terjadi di dalam kelas dan para siswa teman sekelas pelaku yang menyaksikan langsung kejadian tersebut.

Usai melaporkan kasus tersebut ke Polsek Kelapa Lima, pihak sekolah mengirimkan dua orang siswa sebagai saksi dalam kasus tersebut.

"Kami mengizinkan dua siswa untuk memberikan keterangan sebagai saksi karena saat kejadian tersebut, dua siswa itu yang membantu melerai aksi pelaku dan memisahkan pelaku dari korban," ujar Adelgina Nortintje Liu

Pihaknya meminta agar kasus penganiayaan tersebut diproses hukum secara tuntas agar menjadi pembelajaran sekaligus memberikan efek jera bagi pelakunya. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved