Liga 3 El Tari Memorial Cup

El Tari Memorial Cup:Gas Air Mata Bocor, Laga Persebata Lembata VS Persami Maumere Sempat Dihentikan

Klub Persebata Lembata VS Persami Maumere yang beradu teknik permainan di Stadion Gelora 99, terhenti di menit ke-28

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/RICKO WAWO
LAGA- Laga perempat final kualifikasi Liga 3 El Tari Memorial Cup Persebata Lembata melawan Persami Maumere di Stadion Gelora 99, Kamis, 22 September 2022, sempat dihentikan akibat bocornya gas air mata yang dipegang pihak keamanan Polres Lembata.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA - Liga 3 El Tari 3 El Tari Memorial Cup Persebata Lembata VS Persami Maumere  di perempat final sempat dihentikan karena Gas Air Mata Bocor

Laga Persebata Lembata VS Persami Maumere di laga Liga 3 El Tari 3 El Tari Memorial Cup yang berlangsung hari ini sempat terhenti karena bocornya Gas Air Mata.

Klub Persebata Lembata VS Persami Maumere yang beradu teknik permainan di Stadion Gelora 99, Kamis, 22 September 2022,  terhenti di menit ke-28 babak pertama.

Baca juga: Mengenal Stadion Gelora 99 Lewoleba, Venue Utama Liga 3 El Tari Memorial Cup Lembata

Kebocoran gas air mata terjadi pada menit ke-28 babak pertama laga kedua tim Persebata Lembata VS Persami Maumere.

Asap gas air mata tampak muncul dari sebelah barat tribun, tepatnya di belakang bench pemain Persami Maumere.

Asap mengepul dari belakang mobil water canon ke arah lapangan pertandingan.

Sontak saja, wasit, aparat pertandingan, para pemain Persami dan Persebata yang berada di bench dan di lapangan serta aparat keamanan pun langsung berlari menghindari asap karena membuat mata menjadi perih. 

Saat situasi mulai terkendali, Kabag Ops Polres Lembata AKP Agustinus Salawane pun langsung menginformasikan kepada penonton bahwa pertandingan tetap bisa dilanjutkan. 

Baca juga: Hasil Drawing Liga 3 El Tari Memorial Cup Lembata, Pool A Grup Neraka

Kepada POS-KUPANG.COM, AKP Agustinus berujar insiden bocornya gas air mata tersebut tidak disengaja. 

Menurut dia, pelatuk gas air mata yang dipegang salah satu pihak keamanan terlepas karena berdesakan dengan penonton. 

"Karena berdesakan dengan penonton, pelatuknya terlepas," kata Agustinus. 

Sekitar 30 menit laga dihentikan sementara, pertandingan pun bisa dilanjutkan. 

Pertandingan dijaga ketat oleh aparat keamanan dari Polres Lembata, TNI dan Satpol PP Lembata.(*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved