Liga 3 El Tari Memorial Cup

El Tari Memorial Cup: Kemenangan Persebata Diwarnai Aksi Protes Persami, Bupati Sikka Turun Tangan

Persami unggul terlebih dahulu lewat tendangan Marselino Patrix dari luar kotak pinalti pada menit ke-91 dalam laga Liga 3 El Tari Memorial Cup

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/RICKO WAWO
EL TARI MEMORIAL CUP - Bupati Robby meminta skuat Persami Maumere melanjutkan pertandingan hingga usai.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA - Tuan rumah Persebata Lembata akhirnya melanggeng ke semifinal kualifikasi Liga 3 El Tari Memorial Cup setelah menang atas Persami Maumere di Stadion Gelora 99 Lewoleba, Kamis, 22 September 2022. Setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal, kemenangan Laskar Sembur Paus ditentukan lewat drama adu pinalti. 

Namun, sebelumnya pada babak pertambahan waktu, Persami Maumere berhasil unggul terlebih dahulu lewat tendangan Marselino Patrix dari luar kotak pinalti pada menit ke-91 dalam laga Liga 3 El Tari Memorial Cup

Marselino yang tak terkawal melepaskan tendangan langsung ke arah gawang Persebata Lembata. Luis Betekeneng yang berada di bawah mistar gawang tak mampu menghalau bola tendangan Marselino. 

Gol pertama anak-anak Kabupaten Sikka ini sempat membungkam ribuan suporter Persebata Lembata yang menyemut di Stadion Gelora 99 Lembata

Petaka datang untuk anak-anak Persami Maumere. Gelandang Persebata Carlos Domaking menggiring bola dari sayap kanan ke dalam kotak pinalti. Sebelum melepaskan umpan, Carlos dilanggar oleh dua pemain belakang Persami Maumere. Wasit Anton Rismiaji langsung menunjuk titik putih. Pemain Persami melakukan protes. Di luar lapangan, manajer dan ofisial memprotes keputusan wasit tersebut di meja inspektur pertandingan. 

Pelatih Persami Maumere, Freddy MBW tampak memberi instruksi kepada para pemainnya untuk keluar dari lapangan pertandingan (walk out). Para pemain pun sempat keluar dari lapangan. Sementara, ofisial Persami tetap melayangkan protes di meja inspektur pertandingan. Menurut mereka, tak terjadi pelanggaran di sana sehingga tidak pantas wasit menunjuk tendangan pinalti. 

Baca juga: El Tari Memorial Cup: Persebata Tampil Gemilang Tim Pertama Lolos ke Semifinal

Namun Bonaventura Djenadut, inspektur pertandingan berujar keputusan wasit di lapangan tidak dapat adalah mutlak. Jika tidak puas, maka manajemen bisa melayangkan surat protes resmi kepada Asprov PSSI NTT. 

Situasi pun baru bisa dikendalikan saat Bupati Sikka Robby Idong dan Penjabat Bupati Lembata Marsianus Jawa turun dari tribun utama menuju ke bench pemain. Bupati Robby meminta skuat Persami Maumere melanjutkan pertandingan hingga usai. 

Bupati Robby juga datang ke meja inspektur pertandingan. Di sana, dia menyampaikan bahwa tim Persami Maumere akan melanjutkan pertandingan hingga usai. 

Baca juga: El Tari Memorial Cup: Ratusan Suporter Persami Maumere Menuju Lembata

Bupati Robby juga meminta kepemimpinan wasit dan perangkat pertandingan yang adil demi kemajuan sepak bola NTT. 

Laga pun dilanjutkan. Asten Making yang ditunjuk sebagai algojo sukses mengeksekusi pinalti di menit ke-105. Skor imbang 1-1 bertahan sampai akhir babak perpanjangan waktu. 

Pada babak adu pinalti, dua eksekutor Persami yakni Marselino Patrix dan Hendrawan Poar gagal mengeksekusi tendangan 12 pas tersebut. 

Persebata lolos ke babak semifinal dengan skor akhir 5-3 (4-2) atas Persami Maumere. 

(*)

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved