Pilpres 2024

Pilpres 2024, Yohanes Jimmy Nami : Koalisi NasDem, Demokrat dan PKS Jadi Koalisi Nasionalis Agamis

koalisi Nasdem, Demokrat dan PKS  bukan hal mengejutkan. Sudah terbaca beberapa waktu terakhir pasca Nasdem merilis nama-nama capres

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
Akademisi dan juga Pengamat Politik dari Fisip Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Yohanes Jimmy Nami 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Pilpres 2024, menurut Yohanes Jimmy Nami, pengamat politik dari FISIP Undana Kupang, NTT ini menyebut Koalisi NasDem, Demokrat dan PKS  merupakan koalisi nasionalis dan agamis.

Terkait Koalisi NasDem, Demokrat dan PKS menjelang Pilpres 2024 ini, disampaikan Pengamat Politik FISIP Undana Kupang, NTT Yohanes Jimmy Nami, Rabu 21 September 2022.

Menurut Yohanes Yohanes Jimmy Nami , Koalisi NasDem, Demokrat dan PKS adalah koalisi Nasionalis dan Agamis.

Baca juga: Anies Baswedan Beri Kode Kuat Siap Maju di Pilpres 2024, Begini Tanggapan Pengamat

"Secara ideologis dengan terbentuknya koalisi NasDem, Demokrat dan PKS menunjukkan warna nasionalis agamis, padanan yang selalu menjadi karakteristik pencapresan karena diasumsikan mewakili mayoritas voters Indonesia," kata Yohanes Jimmy Nami 

Dijelaskan, deklarasi koalisi Nasdem, Demokrat dan PKS  bukan hal yang mengejutkan. Signal ini sudah terbaca beberapa waktu terakhir pasca Nasdem merilis nama-nama capres yang akan diusung.

"Polarisasinya mulai mengerucut pada beberapa tokoh yang memang punya public name seperti Anis Baswedan, Ganjar Pranowo, Andika P dan Agus Harimurti Yudhoyono," katanya.

Lebih lanjut, ada juga  bermunculan nama-nama ini juga bukan sekonyong-konyong, karena memang muncul dari aspirasi publik yang memang dominan menyebutkan nama-nama tersebut. Selain itu, Yohanes mengatakan,

Ketua Umum Partai  NasDem juga dalam beberapa kesempatan selalu menyampaikan, agar pemilu 2024 menjadi momentum kebangsaan untuk meredam pembelahan politik pasca Pilpres 2019, sehingga tidak salah jika platform politik yang digagas Partai NasDem ini kemudian cendrung menampilkan gaya politik Surya Paloh dengan agenda-agenda kebangsaannya. 

Baca juga: Pilpres 2024, Anies Baswedan Silaturahmi dengan Pimpinan Ormas di Rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta

Sedangkan terkait siapa yang akan dicalonkan sebagai pasangan capres masih terlalu dini untuk berspekulasi.
Namun, ada nama-nama yang seringkali dipasangkan publik ketika melihat peta koalisi ini, bisa saja  tetapi juga sangat mungkin juga tidak.

"Bagi parpol-parpol yang sudah melakukan grouping atau koalisi masih  wait and see, karena waktu masih cukup lama dan konstalasi politik tentunya masih sangat dinamis kedepannya. Apapun bisa terjadi dan semua tokoh-tokoh yang namanya berseliweran dalam wacana politik Indonesia tentunya masih memiliki peluang yang sama.(*)

Ikuti  Berita POS-KUPANG.COM di GOOLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved