Siswa Aniaya Guru

Guru Sosiologi SMAN 9 Kupang Beberkan Kronologi Penganiayaan oleh Siswa di Kelas

Penganiayaan yang dialami korban pada bagian hidungnya hingga berdarah serta penglihatan sebelah kanan terganggu karena pukulan dilayangkan pelaku

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/CHRISTIN MALEHERE
Guru SMAN 9 Kota Kupang, Maria Theresia (53) yang menjadi korban penganiayaan oleh siswanya saat mendatangi Mapolsek Kelapa Lima membuat laporan, Rabu 21 September 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Christin Malehere

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Maria Theresia (53), seorang guru mata pelajaran Sosiologi yang telah mengajar selama 15 tahun di SMAN 9 Kupang, menjadi Korban penganiayaan oleh siswa saat kegiatan belajar-mengajar di dalam Kelas.

Siswa yang menganiaya guruanya diketahui bernama JD alias Sua (17) yang terdaftar sebagai Pelajar Kelas XII IPS 2 pada sekolah tersebut.

Kasus penganiayaan yang dialami korban pada bagian hidungnya hingga berdarah serta penglihatan sebelah kanan terganggu karena pukulan yang dilayangkan pelaku.

Korban juga masih mengalami trauma hingga Meneteskan air mata akibat penganiayaan itu, karena kejadian itu menjadi tontonan semua siswa dalam ruang kelas tersebut.

Kepada POS-KUPANG.COM, Rabu 21 September 2022, Theresia bercerita kronologi penganiayaan itu bermula ketika jam pelajaran pertama Sosiologi yang dimulai pukul 07.30 Wita.

Theresia mengatakan bahwa kelas XII IPS 2 akan mengadakan evaluasi materi pelajaran yang disampaikan pekan lalu.

Namun belum melakukan evaluasi karena sebagian siswa tidak mengikuti pelajaran sosiologi karena sementara mengikuti kegiatan latihan dasar kepemimpinan (LDK) untuk persiapan pergantian pengurus OSIS.

"Masih ada waktu sekitar satu setengah jam, sehingga minta para siswa belajar materi sekitar 30 menit agar waktu selebihnya dipakai untuk evaluasi dengan soal hanya tiga nomor," ungkap Theresia.

Baca juga: BREAKING NEWS : Siswa SMAN 9 Kota Kupang Aniaya Guru di Ruang Kelas

Tujuannya evaluasi hanya berupa tiga nomor soal materi minggu lalu agar para siswa dapat mengingat kembali materi yang telah disampaikan sebab siswa tidak punya catatan pelajaran tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved