Berita Ende

Sejumlah Fraksi DPRD Ende Minta Pemerintah Tinjau Kembali Rencana Pinjaman Daerah

fraksi di DPRD Kabupaten Ende meminta kepada pemerintah daerah Kabupaten Ende untuk meninjau kembali rencana pinjaman daerah

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
SIDANG PARIPURNA- Suasana rapat paripurna pembacaan pandangan umum fraksi terhadap nota keuangan atas rancangan perubahan peraturan daera tentang APBD Kabupaten Ende tahun anggaran 2022 di ruang paripurna DPRD Ende, Senin 19 September 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM, ENDE- Sejumlah fraksi di DPRD Kabupaten Ende meminta kepada pemerintah daerah Kabupaten Ende untuk meninjau kembali rencana pinjaman daerah yang semula senilai Rp 150 miliar yang sudah disetujui fraksi-fraksi di DPRD Ende pada penetapan awal APBD Kabupaten Ende tahun 2022 untuk menangani kurang lebih 32 item kegiatan dan kini berubah menjadi 75 miliar.

Pasalnya, dengan sisa waktu masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Ende saat ini yang sangat singkat sehingga dikhawatirkan tidak sanggup dalam melaksanakan semua program dan kegiatan serta tidak mampu melakukan pembayaran.

Dalam pandangan umum Fraksi Amanat Keadilan Sejahtera DPRD Kabupaten Ende terhadap nota keuangan atas rancangan perubahan peraturan daerah Kabupaten Ende tentang APBD Kabupaten Ende tahun anggaran 2022 yang dibacakan oleh Fadlin Delly di ruang sidang paripurna DPRD Ende, Senin 19 September 2022, fraksi ini menilai pemerintah OPD terkait yang menangani pinjaman kurang sungguh-sungguh sehingga pinjaman daerah belum terealisasi.

Belum lagi pertimbangan waktu karena pada tahun anggaran 2022 secara efektif hanya tersisa tiga bulan saja sehingga fraksi menilai tidak mungkin pemerintah daerah Kabupaten Ende mampu melaksanakan semua program yang telah disepakati dalam siswa waktu tiga bulan ini.

Baca juga: Pinjaman Daerah Rp 150 Miliar Terancam Batal, DPRD Ende Belum Keluarkan Surat Persetujuan

Sebab, sampai dengan saat ini, belum ada kesempatan antara pemerintah dengan lembaga DPRD Kabupaten Ende terhadap kegiatan-kegiatan yang menjadi prioritas untuk dikerjakan dengan dana pinjaman yang hanya tersisa Rp. 75 miliar dan program kegiatan mana yang harus ditangguhkan.

"Terhadap sebagian program dan kegiatan yang tidak bisa terjawab karena pengurangan dana pinjaman maka pemerintah harus menjelaskan dan memberikan kepastian kapan program dan kegiatan dimaksud kembali direalisasikan," ujarnya.

Ia menambahkan, mengingat masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Ende yang tersisa 18 bulan, maka pemda harus menjelaskan mungkinkah disisa masa jabatan yang ada mampu untuk mengembalikan semua pokok pinjaman dan bunganya mengingat tahun 2023 adalah tahun politik yang mana pemerintah harus menyiapkan dana cadangan untuk membiayai kegiatan pemilu tahun 2024 mendatang.

Sementara Fraksi Partai Solidaritas Indonesia DPRD Ende melalui juru bicaranya Sukri Abdullah juga menyoroti hal yang sama.

Baca juga: Kursi Waket I DPRD Ende Resmi Ditempati Oktavianus Moa Mesi

Menurutnya, kondisi waktu pengembalian pinjaman menjadi dasar pertimbangan mengingat kemampuan APBD Ende untuk dua tahun terakhir yakni tahun 2023 dan 2024 harus mengalokasikan anggaran untuk pembentukan dana cadangan pilkada.

Peringatan lainnya juga datang dari Fraksi Golkar DPRD Ende melalui juru bicaranya Megy Sigasare. Fraksi ini menegaskan agar agar kepala daerah melakukan perhitungan yang cermat supaya tidak menjadi beban dan persoalan bagi pemerintah daerah pada masa yang akan datang.

Hal tersebut dimaksudkan agar kelak dikemudian hari tidak menimbulkan permasalahan dan menjaga agar APBD Kabupaten Ende tetap sehat dan berimbang.

"Karena menurut pandangan fraksi bahwa pinjaman daerah akan menjadi beban serius APBD dalam kurun waktu tertentu sesuai dengan jangka waktu pinjaman yakni masa masa jabatan Bupati dan wakil bupati Ende akan berakhir pada 7 April 2024," ungkapnya.

Berdasarkan jadwal, jawaban pemerintah atas pandangan umum fraksi terhadap nota keuangan atas rancangan perubahan peraturan daerah tentang APBD Kabupaten Ende tahun anggaran 2022 akan dilaksanakan pada, Jumat 23 September 2022. (tom)

Ikuti Berit POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved