Kasus Astri dan Lael

Empat Kali Bolak Balik Berkas, Kejati NTT Nyatakan Berkas Perkara Ira Ua P-21

Berkas perkara dari Tersangka Ira dinyatakan lengkap setelah melalui hasil gelar perkara antara Penyidik Ditreskrimum Polda NTT bersama JPU Kejati NTT

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/CHRISTIN MALEHERE
Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Ariasandy S.IK 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Christin Malehere

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Berkas Perkara Tersangka Irawati Astana Dewi Ua alias Ira Ua dinyatakan lengkap (P-21) oleh Jaksa Peneliti Berkas Perkara pada Kejaksaan Tinggi NTT.

Berkas perkara dari Tersangka Ira dinyatakan lengkap setelah melalui hasil gelar perkara antara Penyidik Ditreskrimum Polda NTT bersama JPU Kejati NTT.

Demikian penjelasan Kasi Penkum Kejati NTT, Abdul Hakim kepada POS-KUPANG.COM, Senin 19 September 2022.

Abdul mengatakan perkara Nomor : B1987/N.3/Eoh.1/09/2022 tanggal 19 September 2022 terkait kasus pembunuhan terhadap ibu dan anak tersebut beserta tersangka dan barang buktinya siap dilimpahkan ke Pengadilan untuk persidangan.

"Selanjutnya Penyidik akan melimpahkan tersangka Ira Ua beserta barang buktinya ke kepada kejaksaan Negeri Kupang untuk JPU menyusun surat dakwaan kemudian melimpahkannya ke Pengadilan Negeri Kupang Kelas IA," ujar Abdul.

Baca juga: Berkas Perkara Ira Ua Belum Lengkap, Penyidik Polda NTT Masih Lengkapi Petunjuk Jaksa 

Terpisah, Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Ariasandy S.IK membenarkan informasi berkas perkara Ira Ua telah P-21.

Selanjutnya akan pihaknya akan mengekspos kasusnya sebelum melimpahkan tersangka dan barang buktinya ke tangan JPU. 

Sebelumnya, Ira Ua dinyatakan terlibat dalam kasus kematian terhadap ibu dan anak, Astri Manafe dan Lael Maccabe yang ditemukan di lokasi SPAM Kal Dendeng Kelurahan Penkase-Oeleta, Kecamatan Alak.

Penetapan Ira sebagai tersangka setelah suaminya, Randy Badjideh terlebih dahulu menjalani persidangan di PN Kupang Kelas IA.

Tersangka Ira Ua juga sempat melakukan prapreradilan terhadap Polda NTT perihal penetapan status tersangka dalam kasus tersebut, namun dinyatakan kalah.

Baca juga: Untuk Keempat Kalinya, Penyidik Polda NTT Limpahkan Berkas Perkara Ira Ua ke Kejaksaan

Kemudian penyidik melakukan penangkapan dilanjutkan dengan penahanan terhadap Ira di Rutan Polda NTT.

Bolak-balik berkas perkara dari tersangka Ira Ua oleh penyidik Polda NTT dan Kejaksaan berlangsung selama empat kali untuk menyesuaikan persepsi, dan akhirnya dinyatakan P-21.

Atas perbuatannya, Tersangka Ira dijerat ketentuan  340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana Subsidair Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan biasa, juncto Pasal 55 55 Ayat (1) ke 2 KUHP tentang perbuatan penyertaan tindak pidana Juncto Pasal 80 Ayat (3) dan (4) Jo Pasal 76 C Undang- Undang No.35 tahun 2014, tentang perubahan atas Undang-Undang No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak  atau Pasal 221 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman lebih dari lima tahun penjara. (CR14)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved