Berita Sikka

Cerita Pilu Korban Penganiayaan di Sikka, Bapak di Malaysia Mama di Kalimantan

Nu adalah anak dari hasil perkawinan orangtua yang sudah cerai. Yang mana mamanya tinggal di Pulau Kalimantan dan bapaknya sudah merantau di Malaysia

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/NOFRI FUKA
Kepala Desa Nangahale, Sahanudin saat berada di Polres Sikka, Senin 19 September 2022. Kades hadir di Polres Sikka melaporkan kasus dugaan penganiayaan terhadap korban dibawa umur 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Nofri Fuka

POS-KUPANG.COM.COM, MAUMERE- Nu, Bocah Perempuan yang menjadi Korban penganiayaan dan kekerasan IB, sang paman kandungnya ternyata memilikki kisah pilu.

Nu adalah anak dari hasil perkawinan orangtua yang sudah cerai. Yang mana mamanya tinggal di Pulau Kalimantan dan bapaknya sudah merantau di Malaysia.

Sang ibu kini sudah membangun rumah tangga baru dan tinggal di Kalimantan. Saat kedua orangtuanya bercerai, Nu tinggal bersama mamanya di Kalimantan. 

Namun pada tahun 2020, sang ibu menitipkan korban ke rumah keluarga pacar barunya di Desa Runut, Kecamatan Waigete. Korban dibawa dari Kalimantan ke Maumere oleh kekasih baru ibunya lalu menetap di Runut.

Kabar sang korban tinggal di rumah kekasih baru sang ibu terdengar di telinga keluarga sang ayah.

Kemudian pamannya IB yang tinggal di Nangahale menjemput korban di Runut lalu tinggal bersamanya di Desa Nangahale.

Baca juga: Aniaya Keponakan Hingga Memar, Pria di Talibura Sikka Dipolisikan Kepala Desa

Seiring dengan waktu, Nu yang mulai beranjak mengerti rupanya sering membuat onar tatkala hidup bersama pamannya.

“Menurut pelaku ia kesal karena korban sering keluar rumah dan makan di rumah orang. Pelaku mengaku ia sudah memberi makan tapi korban masih saja makan di rumah orang. Maka itu, pelaku kesal lalu melakukan perbuatan itu kepada korban,” kata anggota Polres Sikka yang memintai keterangan dari pelaku.

Pelaku memberikan keterangan pasca diamankan Polsek Waigete, Kamis, 15 September 2022 malam. Yang mana kejadian penganiayaannya siang hari lalu Kades Nangahale melapor sore harinya.

Polsek Waigete pun ke TKP dan mengamankan pelaku serta membawa korban untuk divisum.

“Malam itu, pelaku kami amankan dan korban kami bawa ke Puskesmas Watubaing guna divisum dan dirawat,” papar anggota tersebut saat dihubungi  di Maumere, Senin, 19 September 2022 siang.

Baca juga: Empat Anak Diamankan Aparat Polres Sikka

Ia menjelaskan, kalau pelaku sudah diamankan di Polsek Waigete guna diperiksa terkait perbuatannya.(Cr1) 

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved