Berita Ngada

Festival Wolobobo Usung Tiga Tema 

Nah satu hal yang menarik dari Wolobobo Festival ini adalah mengedepankan tourism dengan aktivitasnya adalah outdoor.

Penulis: Michaella Uzurasi | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/MICHAELLA UZURASI
PODCAST - Podcast Festival Wolobobo Ngada, Jembatan Merawat Budaya, Sabtu, 17 sEPTE09/2022 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Michaella Uzurasi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Festival Wolobobo Ngada yang diselenggarakan di Kabupaten Ngada sejak tanggal 14-24 September 2022 mengusung tiga tema utama. 

Tiga tema tersebut adalah kopi, bambu dan Tenun dari Kabupaten Ngada

Bagaimana latar belakang ketiga tema ini diangkat dalam festival Wolobobo, berikut wawancara Eksklusif Pos Kupang bersama Bupati Ngada, Andreas Paru dan Direktur Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLF), Shana Fatina yang dipandu oleh host jurnalis Pos Kupang, Ani Toda, Sabtu, 17 September 2022.

A : Bisa berikan gambaran sedikit tentang Wolobobo?

A : Wolobobo ini memang menarik karena berada persis dari pusat Kota Bajawa itu bisa terlihat Wolobobo dan di Wolobobo ini ada 7 kawah, sangat menarik dan di belakangnya itu ada Gunung Inerie piramid yang luar biasa kalau kita lihat piramida alam yang luar biasa, ini kebanggan kami, kebanggaan warga masyarakat Kabupaten Ngada sehingga Wolobobo festival ini kita angkat dan Wolobobo juga sudah ditetapkan menjadi Kebun Raya,

Mungkin satu - satunya Kebun Raya di NTT ini di Wolobobo ya sehingga kami perlu mempromosikan Wolobobo dan menarik sekali ketika dilaksanakan festival berupa kegiatan sport tourism itu luar biasa partisipasi dan antusias dari peserta yang terdiri dari komunitas pecinta alam, tracking, juga dari anak - anak Pramuka termasuk ASN.

Oleh karena itu, karena destinasi wisata Wolobobo ini cukup dekat dengan pusat kota kurang lebih 15 menit jadi sangat antusias baik masyarakat Kabupaten Ngada termasuk masyarakat dari Nagekeo, dari Ende, Maumere, itu biasanya mereka datang ke Wolobobo yang begitu indah pada saat matahari terbit, terbenam, itu luar biasa demikian juga mungkin kita sering dengar negeri di atas awan itu luar biasa indah.

Jadi makanya kami anggap Wolobobo ini sebagai nama yang kami usung untuk memerlihatkan dengan tiga tema utama yaitu kopi, bambu dan tenun Kabupaten Ngada

A : Bagaimana ibu Shana melihat ini dari kacamata Kementerian Pariwisata dalam hal ini dari BPOLF? 

S : Seperti yang telah disampaikan oleh pak Bupati bahwa kabupaten Ngada ini memiliki kekhasan yang luar biasa khususnya untuk wisata alam dan kebudayaan dan memang sudah sejak lama jalur wisata overland Flores ini salah satu ikonnya adalah mengunjungi kampung - kampung yang ada di kaki Gunung Inerie yang ada di Kabupaten Ngada.

Nah kita di Kemenparekraf mendorong agar bagaimana pengembangan pariwisata ini Labuan Bajo terintegrasi dengan pulau Flores dan salah satunya adalah bagaimana mendorong wisatawan tinggal lebih lama dan juga mengeksplor lebih banyak kebudayaan yang sangat unik yang ada di Flores ini dan itu adalah tanggung jawab kami untuk mendorong mereka bisa mengunjungi Kabupaten Ngada dengan semua keragaman yang dimilikinya.

Nah satu hal yang menarik dari Wolobobo Festival ini adalah mengedepankan tourism dengan aktivitasnya adalah outdoor.

Tadi saya cerita ya bagaimana udara di Ngada ini sangat segar dan sangat sehat, cocok banget nih buat teman - teman yang ingin mendapatkan refreshment ya pasca pandemi.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved