Berita TTU

Warga Sebut PT. SMR Lakukan Penggalian Pasir di Atas Lahan Miliknya Tanpa Izin

beberapa waktu terakhir, banjir telah mengikis lahan persawahan tersebut hingga menjadi daerah aliran sungai.

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/DIONISIUS REBON 
PEMILIK - Pose pemilik lahan bernama Paulus Heba saat ditemui di lokasi galian pasir di kali Benpasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Rabu, 14 September 2022 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Seorang warga bernama Paulus Heba (57) mengeluhkan aktivitas alat berat yang melakukan penggalian material diduga milik PT SMR di atas lahan miliknya tanpa izin di RT/RW, 009/004 Kelurahan Benpasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten TTU, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Paulus mengakui bahwa, wilayah tersebut sebelumnya merupakan lahan sawah miliknya.

Ia juga menduga pihak pemilik perusahaan telah melakukan tambang pasir di lokasi tersebut.

Baca juga: Efek PLBN Napan Wilayah Perbatasan RI Di Kabupaten TTU dan RDTL Dapat Jalan Sabuk Merah 59 KM

Lebih lanjut disampaikan Paulus dirinya membeli lahan tersebut dari pemilik lahan bernama Yakobus Seko pada tahun 1983 lalu dengan membayar sapi 2 ekor dan uang sebesar Rp. 500.000.

Meskipun demikian, beberapa waktu terakhir, banjir telah mengikis lahan persawahan tersebut hingga menjadi daerah aliran sungai. Batas lahan miliknya ini, yakni 3 pohon kelapa namun sudah tergerus banjir.

"Tapi dong buat begini, tidak hubungi kita supaya kita juga datang sama-sama bisa ini to," ungkapnya saat ditemui POS-KUPANG.COM di lokasi galian, Rabu, 14 September 2022.

Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti aktivitas penggalian material ini berlangsung di atas lahan miliknya.

Paulus juga menyebut bahwa, pihak pemilik alat berat dan pemerintah setempat dalam hal ini Ketua RT tidak menginformasikan mengenai aktivitas penggalian pasir di wilayah itu kepadanya.

Sementara itu, Ketua RT/RW 009/004, Kelurahan Benpasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Sipri Bana saat ditemui di lokasi menjelaskan, bahwa lokasi tersebut merupakan daerah aliran sungai.

Baca juga: Kepolisian Resort TTU Gelar Patroli Laut Cegah Penyeludupan Bahan Bakar Minyak dan Pencurian Ikan

PT SMR telah beroperasi di lokasi tersebut sekitar 1 Minggu terakhir. Material galian tersebut diantar ke lokasi bernama Poto.

"Datang pertama dong perbaiki kami pung jalan semua," ucapnya.

Dikatakan Sipri, Bos PT SMR datang ke lokasi tersebut untuk meminta dilakukan penggalian (untuk pengambilan material). Namun pihaknya, meminta yang bersangkutan sekalian melakukan normalisasi kali tersebut serta membantu membuka akses jalan di wilayah ini.

Ia juga mengaku telah membangun komunikasi dengan pemilik perusahaan agar pasca mengambil material di lokasi tersebut pihak perusahaan merapikan lokasi di sekitar wilayah ini.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved