Berita Sumba TImur

Responsif Dukung Pemadaman Kebakaran di Palakahembi, PT Muria Sumba Manis Mendapat Apresiasi 

Kebakaran hebat yang melanda 18 hektar lahan di Dusun Menggit Timbi, Desa Palakahembi Kecamatan Pandawai Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur pada Selasa

Penulis: Ryan Nong | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/Istimewa
API -Mobil Tangki air milik PT MSM yang berupaya memadamkan api di lahan yang terbakar di Dusun Menggit Timbi, Desa Palakahembi Kecamatan Pandawai Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur pada Selasa 13 September 2022. 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Kebakaran hebat yang melanda 18 hektar lahan di Dusun Menggit Timbi, Desa Palakahembi Kecamatan Pandawai Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur pada Selasa 13 September 2022 tidak sampai memakan korban jiwa. 

Meski sempat mengkhawatirkan, kobaran api yang membakar lahan milik warga itu berhasil dipadamkan setelah upaya gotong royong lebih dari enam jam. 

Mula mula, warga Dusun Menggit Timbi dengan peralatan seadanya berupaya memadamkan api di lokasi kebakaran setelah melihat kepulan asap dan sisa bara yang melayang. Upaya itu berlangsung lebih dari dua jam. 

Ruben Lobo (42), salah seorang warga menyebut, dirinya bersama warga lainnya berupaya untuk memadamkan api yang menjalar di rerumputan dengan menggunakan dahan-dahan pohon. Selain itu, mereka juga menyiram api dengan air yang diambil dengan perlengkapan seadanya seperti ember. 

Kebakaran itu diperkirakan berlangsung sejak pukul 15.00 Wita. Ketika menyadari adanya kebakaran lahan yang berjarak tak jauh dari pemukiman, warga terlebih dahulu menyiram rumah mereka dari atap dengan air. Hal itu dimaksudkan untuk berjaga dan mencegah api merambat ke pemukiman. 

Camat Pandawai, Dominggus Kaborang bersama Kapolsek Pandawai Ipda Frinsen Benkiuk serta Kepala Desa Palakahembi Arif Dilu Marambadjawa yang tiba di lokasi sekira pukul 16.00 Wita langsung berupaya meminta bantuan. 

Baca juga: Ini Tarif Baru Angkutan Umum di Wilayah Kota Kupang

Saat itu, warga sudah bergotong royong melakukan pemadaman secara manual. 

Dua unit mobil tangki air dengan kapasitas 8 ribu liter milik PT Muria Sumba Manis atau PT MSM tiba lebih dahulu di lokasi kebakaran dari Wanga. 

Menyusul delapan unit mobil tangki air milik pemerintah daerah dari Dinas Sosial, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLK), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang tiba kemudian dari Waingapu yang berjarak 27 km. 

Upaya bahu membahu petugas dan warga membuahkan hasil. Api berhasil dilokalisir sekira pukul 20.30 Wita. Satu jam kemudian, api berhasil dipadamkan. 

Camat Pandawai, Dominggus Kaborang menyebut, kebakaran lahan itu menyebabkan kerugian material hingga ratusan juta rupiah. Kelapa dan pohon nira atau tuak yang menjadi sumber penghidupan dan sumber ekonomi warga tidak dapat dimanfaatkan lagi pasca kebakaran. 

"Kita perkirakan kerugian akibat kebakaran ini ratusan juta rupiah, kita sedang menghitung secara cermat angka pasti kerugiannya," ujar Camat Dominggus Kaborang kepada wartawan, Rabu 14 September pagi di lokasi kebakaran. 

Meski demikian, dirinya bersyukur karena kebakaran itu tidak menimbulkan korban jiwa. Kebakaran itu juga tidak sempat merambat ke pemukiman warga yang berjarak sekira 500 meter dari titik api. 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved