Unwira Kupang

Unwira Kupang dan Badan POM Tanda Tangan MoU

Universitas Katolik Widya Mandira Kupang atau Unwira Kupang dan Badan Pengawan Obat dan Makanan BOM Kupang menandatangani perjanjian kerja sama atau M

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
MOU - Rektor Unwira, P. Dr. Philipus Tulle, SVD dan Kepala BPOM Kupang,Tamran Ismail, S.Si,M.P pose bersama sejumlah pejabat yang hadir pada Penandatanganan MoU antara Unwira dan BPOM Kupang di Ruang Rektorat Unwira, Selasa 13 September 2022 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Universitas Katolik Widya Mandira Kupang atau Unwira Kupang dan Badan Pengawan Obat dan Makanan BOM Kupang menandatangani perjanjian kerja sama atau MoU.
Penandatanganan MoU ini berlangsung di Ruang Rektorat Lantai 2, Unwira Kupang, Selasa 13 September 2022.

Penandatanganan ini dilakukan langsung Rektor Unwira, P. Dr. Philipus Tulle, SVD, dan Kepala BPOM Kupang,Tamran Ismail, S.Si,M.P. Turut menyaksikan penandatanganan ini,

Dekan FMIPA dan jajaran serta Kepala Bagian Kerja sama Unwira Kupang .

Rektor Unwira, P. Dr. Philipus Tulle, SVD, mengatakan, MoU yang d

"Termasuk menjaga dan mengawasi khususnya makanan dan obat-obatan. Saya baca di koran bahwa kurang lebih 23 persen makanan yang beredar di NTT itu sudah kedaluarsa dan itu satu temuan yang luar biasa," kata Philipus.

Dikatakan, jika ini tidak diperhatikan maka mengancam banyak orang. 

Lebih lanjut dikatakan, khusus di Unwira ada ribuan orang yang setiap harinya membutuhkan makanan, ada yang mengelola sendiri, memesan atau membeli di toko dan lain-lain.

"Karena itu, tentu dengan temuan itu menuntut kita agar ketika hendak membeli maka harus melihat waktu kedaluarsa," ujarnya.
Menurut Pater Philipus, dengan adanya MoU itu maka harus ditindaklanjuti dengan kegiatan konkret seperti penelitian di laboratorium sampai memproduksi obat-obatan yang bermanfaat. 

Kepala BPOM Kupang, Tamran Ismail,S.Si, M.P mengapresiasi karena dirinya bisa kembali melakukan penandatanganan MoU dengan lembaga yang merupakan almamaternya.

"Kami di BPOM juga tidak bisa bergerak sendiri tapi butuh sinergi dengan berbagai pihak termasuk perguruan tinggi. Kita juga sudah melakukan penandatanganan MoU dengan beberapa pemerintah dan juga perguruan tinggi," kata Tamran.

Dikatakan, kerja sama dengan perguruan tinggi tentu untuk mendukung program merdeka belajar kampus merdeka.
Tamran juga mengatakan, pihaknya membantu pengembangan UMKM dan apabila ada program yang spesifik bisa dilaksanakan secara kolaborasi.

"UMKM butuh akademisi agar bisa meningkatkan UMKM di NTT.

Kami juga terbuka untuk mahasiswa melakukan penelitian di BPOM," ujarnya.(*)

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

MOU -  Rektor Unwira, P. Dr. Philipus Tulle, SVD dan Kepala BPOM Kupang,Tamran Ismail, S.Si,M.P pose bersama sejumlah pejabat yang hadir pada Penandatanganan MoU antara Unwira dan BPOM Kupang di Ruang Rektorat Unwira, Selasa 13 September 2022
MOU - Rektor Unwira, P. Dr. Philipus Tulle, SVD dan Kepala BPOM Kupang,Tamran Ismail, S.Si,M.P pose bersama sejumlah pejabat yang hadir pada Penandatanganan MoU antara Unwira dan BPOM Kupang di Ruang Rektorat Unwira, Selasa 13 September 2022 (POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU)
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved