Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Rabu 14 September 2022, Salib Sumber Sukacita

Renungan Harian Katolik berikut disiapkan oleh RD. Eman Kiik Mau dengan judul Salib Sumber Sukacita!

Editor: Agustinus Sape
FOTO PRIBADI
RENUNGAN - RD. Eman Kiik Mau menyampaikan Renungan Harian Katolik untuk hari Rabu 14 September 2022 dengan judul Salib Sumber Sukacita. 

POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik berikut disiapkan oleh RD. Eman Kiik Mau dengan judul Salib Sumber Sukacita!

RD. Eman Kiik Mau menulis Renungan Harian Katolik ini merujuk Bilangan 21:4-9, Filipi 2:6-11, dan bacaan Injil Yohanes 3:13-17, Pesta Salib Suci.

Di akhir Renungan Harian Katolik ini disediakan pula teks lengkap bacaan Rabu 14 September 2022 beserta mazmur tanggapan dan bait pengantar Injil.

 

Hari ini Gereja merayakan Pesta Salib Suci.

Awalnya Pesta Salib Suci dimaksudkan untuk memperingati penemuan Salib Yesus oleh Santa Helena, ibu dari Kaisar Konstantinus, pada 18 Agustus 320 dan pemberkatan sebuah basilika di lokasi Makam Yesus di Yerusalem pada 14 September 335.

Sejak saat itu, perayaan Salib Suci sudah menjadi kegiatan rutin di Gereja Timur. Baru pada abad ke-7, perayaan ini kemudian menjadi bagian dari Liturgi Gereja Barat.

Bacaan Pertama, Bil 21:4-9, mengisahkan peristiwa ketika orang Israel meninggalkan Gunung Hor dan berjalan ke arah Laut Teberau tanpa melalui Edom.

Artinya, mereka harus mengambil jalan memutar yang lebih jauh. Hal inilah yang rupanya membuat mereka bersungut-sungut karena mereka kelelahan, kehausan dan bisa mengalami kematian karena ganasnya padang gurun.

Dalam kondisi seperti ini, mereka menyalahkan Musa, karena dialah yang mengajak mereka keluar dari Mesir.

Karena orang Israel terus mengeluh dan menggerutu, maka Tuhan menggunakan ular tedung untuk menghukum mereka.

"Buatlah ular tedung dan taruhlah itu pada sebuah tiang, maka setiap orang yang terpagut, jika ia melihatnya akan tetap hidup" (Bil 21:8).

Baca juga: Renungan Harian Katolik Rabu 14 September 2022, Salib Yesus Pohon Keselamatan

Bacaan Injil menyatakan rencana Allah yang menyelamatkan manusia. "Dan seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan memperoleh kehidupan yang kekal" (Yoh 3:14-15). Semua dilakukan oleh Tuhan secara total karena kasih Tuhan yang mendalam bagi umat manusia.

Dalam suatu perayaan Salib Suci, Paus Fransiskus dengan sangat indah mengatakan, "Allah mengambil Jalan Salib ini semua karena kasih. Tidak ada penjelasan lain. Semua karena Kasih.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved