Berita Olahraga

Pemerintah Nusa Tenggara Harus Duduk Bersama Soal Pembagian Cabang Olahraga, Ini Tujuannya

Anggota DPRD NTT ikut memberi apresiasi dan dukungan terhadap penunjukkan Nusa Tenggara menjadi tuan rumah PON 2028. Selain menyatakan dukungan melalu

Editor: Ferry Ndoen
HO-POS-KUPANG.COM
MUSORNASLUB- Penyelenggaraan Musornaslub KONI se-Indonesia di Jakarta. Pada kesempatan ini forum memutuskan Nusa Tenggara menjadi tempat penyelengaraan iven PON yang diselenggarakan empat tahun sekali itu 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Anggota DPRD NTT ikut memberi apresiasi dan dukungan terhadap penunjukkan Nusa Tenggara menjadi tuan rumah PON 2028. Selain menyatakan dukungan melalui kebijakan, intervensi anggaran juga diarahkan ke penyelenggaraan kegiatan PON 2028 ini. 

Namun, disisi lain, ada juga catatan yang diberikan kepada pemerintah NTT dan NTB dalam menyukseskan acara PON 2028 tersebut. 

"Yang pasti Pemerintah NTT sejak awal memang memiliki niat menjadi tuan rumah penyelenggaraan PON 2028 sehingga sudah ada persiapan," kata Anggota Komisi V DPRD NTT, Jan Pieter Windy, Selasa 13 September 2022. 

Menurutnya, PON 2028 merupakan 'pesta' milik masyarakat NTT. Sehingga PON menjadi pintu masuk agar NTT bisa lebih dikenal di kancah nasional bahkan internasional terutama kesuksesan penyelenggaraan. 

Politisi Gerindra itu mengaku, secara pribadi selaku anggota DPRD NTT, ia sangat mendukung acara empat tahunan itu. Dia berharap kolaborasi dari DPRD dan pemerintah serta semua pihak dapat mendukung penyelenggaraan PON 2028 di NTT dan NTB.

Anggota DPRD NTT lainnya, Ana Waha Kolin, memberi catatan pada pemerintah terkait dengan tuan rumah PON 2028

Ana sendiri menyebut, kondisi ini memang masih sangat lama. Ia beralasan, eksekusi kegiatan ini baru terlihat pada kepemimpinan di tahun 2024 pasca Pilkada.

Politisi PKB itu menjelaskan, sarana dan prasarana jenis olahraga yang dilombakan di Nusa Tenggara. Ia memberi penekanan pada pembagian peran berkaca pada sarana yang dimiliki kedua provinsi ini. 

"Misalnya hasil survey menunjukkan NTT cocoknya cabor apa. Itu juga penting sehingga kita tidak sedang menjadi tuan rumah tapi tidak tuan rumah yang tidak bertanggungjawab terhadap sarana yang ada," kata, wakil ketua komisi I DPRD NTT. 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved