Sidang Kasus Astri Lael

Sidang Kasus Astri Lael: JPU Ajukan Kontra Banding 

karena penasihat hukum terdakwa Randy Badjideh mengajukan upaya banding ke Pengadilan Tinggi, maka JPU juga mengajukan kontra banding

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
pos kupang
AKSI - Sehari sebelum sidang vonis majelis hakim PN Kupang terhadap terdakwa Randy Badjideh pelaku pembunuhan terhadap Astri dan Lael, keluarga korban lakukan aksi bentang lain putih sepanjang 8 meter dan bakar 1.000 lilin di depan Kantor Pengadilan Negeri Kelas 1A Kupang. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Jaksa Penuntut Umum atau JPU mengajukan kontra banding terhadap upaya banding yang diajukan oleh penasihat hukum terdakwa kasus pembunuhan Astri dan Lael, Randy Badjideh.

Hal ini disampaikan Kasi Penkum Kejati NTT, Abdul Hakim, Senin 12 September 2022.

Abdul Hakim dikonfirmasi terkait upaya banding yang diajukan  penasihat hukum.

Baca juga: Sidang Kasus Astri dan Lael, Inilah Pledoi Tim Penasihat Hukum Randy Badjideh

Randy Badjideh sebelumnya divonis hukuman mati oleh  Majelis hakim Pengadilan Negeri Kupang Kelas 1 A. Karena itu, melalui tim penasihat hukum, Randy mengajukan banding.

Menurut Abdul, karena penasihat hukum terdakwa Randy Badjideh mengajukan upaya banding ke Pengadilan Tinggi, maka JPU juga mengajukan kontra banding.

"JPU ajukan kontra banding terhadap pengajuan upaya banding dari penasihat hukum terdakwa," kata Abdul.

Dia mengaku, tim penasihat hukum sudah mengajukan upaya banding pada 7 September 2022 lalu.

Hery Franklin,S.H,M.H salah satu JPU mengatakan, pihaknya juga mengajukan upaya banding.

Baca juga: Sidang Kasus Astri dan Lael, Adhitya Nasution : Pembelaan Terdakwa Tidak Punya Esensi Apa-apa

Untuk diketahui, upaya banding itu dengan nomor perkara : 80/Pid. b/ 2022/ PN Kupang.

Randy Badjideh divonis hukuman mati pada Rabu 24 Agustus 2022.

Putusan hakim dalam sidang ini sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum terhadap Randi Badjideh, yakni hukuman mati atas kasus pembunuhan Astri dan Lael.

Terdakwa Randi Badjideh divonis hukuman mati karena terbukti secara sah dan meyakinkan membunuh ibu dan anak Astri dan Lael pada Sabtu, 28 Agustus 2021 sekitar pukul 09.00 Wita.(*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
 

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved