Berita Ende

Proyek Pembangunan Rumah Sakit Pratama di Pulau Ende Gagal Tender, Ini Penyebabnya

Gagalnya pelaksanaan tender rumah sakit tersebut disebabkan karena tidak ada satupun rekanan yang memenuhi syarat yang ditentukan.

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Kepala UKPBJ Ende, Habentius Robertus Mau. Menurutnya, proyek pembangunan rumah sakit pratama di Pulau Ende, Kecamatan Pulau Ende, Kabupaten Ende tahun anggaran 2022 senilai Rp. 33 miliar lebih gagal tender. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM, ENDE- Proyek pembangunan rumah sakit pratama di Pulau Ende, Kecamatan Pulau Ende, Kabupaten Ende tahun anggaran 2022 senilai Rp. 33 miliar lebih gagal tender.

Gagalnya pelaksanaan tender rumah sakit tersebut disebabkan karena tidak ada satupun rekanan yang memenuhi syarat yang ditentukan.

Hal ini disampaikan Kepala Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Ende, Habentius Robertus Mau kepada Pos Kupang belum lama ini.

Dikatakan Habentius bahwa, sebagai unit kerja yang melakukan pemilihan penyedia, pihaknya sudah melakukan pengumuman tender sejak tanggal 1 Juli 2022 yang lalu.

Baca juga: Vinsen Sangu Desak Pemkab Ende Realisasikan Insentif Bosda bagi Guru Honorer

Seiring berjalan waktu, sejak dibuka pengumuman pendaftaran, hanya ada tiga perusahaan yang mendaftar untuk melakukan penawaran terhadap mega proyek tersebut.

"Setelah dilakukan evaluasi terhadap tiga penyedia tersebut, tidak ada yang memenuhi syarat untuk ditentukan sebagai pemenang, sehingga tender gagal," ujarnya.

Dijelaskannya, dalam melakukan evaluasi, tiga penyedia tersebut tidak memenuhi syarat pada tahap seleksi teknis sehingga tidak dilanjutkan dengan seleksi harga.

"Ketika melakukan evaluasi terhadap administrasi masih memenuhi syarat, tetapi masuk dalam evaluasi teknis, ternyata ada perusahaan yang tidak memenuhi syarat teknis, jadi tidak dilanjutkan dengan seleksi harga," ungkapnya.

Baca juga: Melki Laka Lena Minta Pemkab Ende Pertimbangkan Lokasi Pembangunan RS Pratama di Pulau Ende

Habentius menjelaskan, proyek tersebut tidak dapat ditenderkan lagi pada tahun anggaran 2022 ini. Hal itu karena anggaran untuk proyek tersebut bersumber dari DAK Kemenkes RI karena ada batas waktunya.

"Kalau bukan berasal dari DAK sebenarnya bisa. Tapi karena dari DAK, makanya tidak dapat ditenderkan lagi karena ada batas waktu penginputan kontrak," ungkapnya. (tom)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved