Berita Ngada

Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM Beri Penguatan pada Rapat Timpora Kabupaten Ngada

Outcome yang ingin dicapai dari pelaksanaan kegiatan ini adalah terlaksananya pelaporan orang asing yang ekfektif dan efisien

Penulis: Paul Burin | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO-ISTIMEWA
FOTO BERSAMA - Foto bersama para peserta diskusi usai kegiatan Penguatan pada Rapat Timpora Kabupaten Ngada, Kamis, 8 September 2022 di aula rumah jabatan bupati Ngada 

POS-KUPANG.COM, BAJAWA - Guna meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan dan pergerakan orang asing di wilayah Kabupaten Ngada, Kantor Imigrasi Kelas III TPI Labuan Bajo mengadakan kegiatan Pengukuhan dan Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) Wilayah Kabupaten Ngada.

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Ngada, Raymundus Bena.

Kegiatan yang bertempat di aula rumah jabatan bupati pada Kamis, 8 September 2022 ini menghadirkan Staf Khusus Menkumham bidang Hubungan Luar Negeri, Linggawaty Hakim; Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian, I Nyoman Gede Surya Mataram; Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham NTT, Marciana Dominika Djone; Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kemenkumham NTT, I. Ismoyo; Kepala UPT se-Kantor Wilayah Kemenkumham NTT serta unsur APH dan para camat se-Kabupaten Ngada.

Baca juga: Marciana Minta Timpora Laksanakan Pengawasan Orang Asing secara Terpadu 

Kegiatan rapat Tim Pora dimulai dengan laporan ketua panitia yang disampaikan oleh Jaya Mahendra selaku Kepala Kantor Imigrasi Labuan Bajo.

“Outcome yang ingin dicapai dari pelaksanaan kegiatan ini adalah terlaksananya pelaporan orang asing yang ekfektif dan efisien di wilayah Kabupaten Ngada," ucap Jaya. 

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penguatan Staf Khusus Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia bidang Hubungan Luar Negeri, Linggawaty Hakim.

Dalam arahannya,  ia  menyampaikan bahwa Indonesia saat ini telah menjadi perhatian dunia, terlebih Indonesia memegang Presidensi G20.

“Dengan adanya event yang berkaitan dengan G20 di Indonesia, Flores khususnya Kabupaten Ngada bisa menjadi salah satu tujuan wisata bagi WNA yang berkunjung di Indonesia. Oleh karena itu diharapkan pengawasan terhadap orang asing dapat diperkuat. Keberadaan kami pun diharapkan dapat membantu mengangkat potensi-potensi daerah Kabupaten Ngada," kata Linggawaty.

Baca juga: Perkuat Sinergi demi Tercipta Keamanan, Imigrasi Labuan Bajo Bentuk Timpora Wilayah Manggarai Timur

Sementara itu, I Nyoman Gede Surya Mataram selaku Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian menyampaikan bahwa setiap anggota Tim Pora harus proaktif melaporkan setiap WNA yang dicurigai melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan undang-undang keimigrasian.

"Pengawasan terhadap orang asing harus dilakukan  dengan membangun mitra kerja berbasis desa. Artinya,  setiap aparat desa dan camat juga harus dilibatkan dalam kegiatan pengawasan orang asing ini," tambah Marciana Dominika Jone, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumhan NTT.

Diskusi dan tanya jawab dipimpin langsung oleh kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham NTT, I.Ismoyo dan diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta rapat. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

 
 

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved