Berita Sabu Raijua

Rembesan Air pada Tangki Pendam Sebabkan Air Campur BBM, Murni Kelalaian di SPBU Sabu Raijua 

Ditegaskan Arya, jika terdapat permasalahan hukum ke depan tentunya pihak Pertamina menyerahkan ke aparat yang berwenang.

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/ASTI DHEMA
SUASANA - Suasana di SPBU Pulau Indah setelah pengumuman resmi harga BBM naik pada Sabtu, 3 September 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM.Asti Dhema

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Rembesan air pada tengki pendam menyebabkan air tercampur Bahan Bakar Minyak (BBM), murni kelalaian di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau SPBU di Sabu Raijua.

"Sesuai yang dijelaskan kepolisian, ada rembesan air di tangki pendam SPBU. Pihak SPBU pun siap bertanggung jawab," jelas Arya Yusa Dwicandra,
Section Head Communication Pertamina  Patra Niaga Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) kepada POS-KUPANG.COM pada Jumat, 9 September 2022 pagi.

Ditegaskan Arya, jika terdapat permasalahan hukum ke depan tentunya pihak Pertamina menyerahkan ke aparat yang berwenang.

Pastinya menurut Arya, tidak ada unsur kesengajaan tercampurnya BBM dengan air.

Seperti diketahui, beredar sebuah video salah satu kendaraan roda dua milik warga Kabupaten Sabu Raijua viral di jagat Maya, Facebook dan TikTok. Diduga diisi air pihak SPBU setempat.

"Viral kejadian di Pertamina Sabu Raijua pergi isi BBM di Pertamina tapi yang isi di motor bukan bensin tapi isi air," terlihat keterangan pada video berdurasi 30 detik ini.

Dalam video ini terlihat beberapa warga Sabu Raijua memarkir motor sambil mengeluarkan cairan  dari dalam tangki kendaraan menggunakan selang ke dalam botol bekas air mineral berukuran 1,5 liter.

Ketika disedot, cairan ini bukan BBM tetapi air biasa yang tampak terpisah dengan BBM pada salah satu botol.

"Kita baru keluar dari SPBU semua ini. Mereka (petugas SPBU) isi pakai air di sana. Saya punya motor tadi masih ada minyak dan tadi isi tambah Rp 20 ribu. Itu air semua," ujar seorang wanita dalam video tersebut.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Sabu Raijua, Iptu Markus Foes, membenarkan kejadian itu.

Berdasarkan keterangan yang diterima, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WITA pada Kamis, (8/9/2022) tepat di SPBU Robooba, Sabu Raijua.

Setelah menerima informasi dari masyarakat, pihaknya langsung mendatangi SPBU.

Dari hasil penyidikan, diketahui air tersebut bercampur dengan BBM jenis Pertamax saja. Sedangkan Pertalite, Solar dan BBM jenis lainnya tidak tercampur air.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved