Berita Manggarai Timur

Puluhan Nelayan di Borong Ikut Sosialisasi Penggunaan BBM Bersubsidi

Sosialisasi ini dilakukan, dengan tujuan penertiban BBM bersubsidi jenis pertalite dan solar sehingga tepat sasaran

Penulis: Robert Ropo | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
SOSIALISASI - Para nelayan sedang mengikuti sosialiasi terkait pengggunaan BBM bersubsidi.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, BORONG - Dalam rangka penertiban penggunaan Bahan Bakar Minyak atau BBM bersubsidi agar tepat sasaran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Manggarai Timur (Matim) melakukan sosialisasi terhadap puluhan nelayan di Borong. 

Sosialisasi ini berlangsung di Aula Kantor Camat Borong, Kamis 8 September 2022 kemarin. 

Hadir dalam kegiatan itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Manggarai Timur, Ferdinandus Lendo, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Herman Kodi bersama staf, Camat Borong, Sistus Mbalur, Kapolsek Borong, AKP I Wayan Sunarta,SE, pihak petugas SPBU dan undangan lainya. 

Baca juga: Polisi Tangkap IRT Pelaku Bandar Kupon Putih di Lembur Manggarai Timur

Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Manggarai Timur, Herman Kodi, kepada TRIBUNFLORES.COM, menjelaskan, Sosialisasi ini dilakukan, dengan tujuan penertiban BBM bersubsidi jenis pertalite dan solar sehingga tepat sasaran. Dan juga para nelayan bisa dilayani untuk transprtasi perahu dan kapal motor milik mereka. 

"Karena jujur saja, teman-teman nelayan ini mata pencahariannya hanya di sektor perikanan yaitu menangkap ikan, sehingga kita benar-benar harus ada bersama mereka,"imbuhnya.

Terkait kelengkapan seperti surat kapal sudah mati, kata Herman, ada kebijakan dari Pemda bersama pihak Kepolisian dari Polres Manggarai Timur untuk siap membantu kelancaran bagi para nelayan untuk mengurus perpanjangan surat pas kecil di Syahbandar Labuan Bajo.

Surat pas kecil adalah Surat Tanda Kebangsaan Kapal yang diperuntukan bagi kapal-kapal dengan tonase koror kurang dari GT 7, yang sebagian besar terdiri dari kapal-kapal tradisional dan kapal nelayan dengan jumlah yang banyak.

Baca juga: Polisi Tangkap IRT Pelaku Bandar Kupon Putih di Lembur Manggarai Timur

"Kalau sudah ada perpanjangan Pas Kecil, maka nelayan akan diberikan rekomendasi agar pihak Pertamina bisa melayani pemberian BBM,"ujarnya.

Herman juga menerangkan, tujuan diberikan rekomendasi agar pihaknya bisa mendeteksi terkait penggunaan BBM bersubsidi baik solar maupun pertalite digunakan nelayan sesuai dengan kebutuhan. 

"Tidak bisa dia bilang 6 hari tapi, dia pakai hanya 3 hari ini tidak tepat sasaran. Sehingga atas perintah Bapak Presiden agar dilakukan penertiban terkait penggunaan BBM bersubsidi sehingga tepat sasaran dan benar-benar bermanfaat,"pungkasnya. (*) 

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved