Berita Kota Kupang

GOPTKI NTT Jangan Selalu Bertopeng Tidak Ada Uang

jangan selalu bertopeng bahwa tidak ada uang. Kita dapat uang darimana, cari uang dimana, pikiran setiap hari hanya pikir tidak ada uang

Penulis: Rosalina Woso | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ROSALINA WOSO
KETUA : Ketua DPD GOPTKI NTT, Ny. Narwasty D. Hinda Warandoy, S.Pd.MPK 

Namun aturan keuangan negara, lanjut Ny. Ambar, dana hibah itu hanya diberikan satu kali saja tidak boleh berulang ulang.

Tahun 2022, GOBTKI NTT telah mengusulkan dana hibah senilai Rp 200 juta. Usulan sekiranya direalisasi, ujar Ny. Ambar, telah diuraikan untuk biaya kesekretariatan yang berkaitan dengan kegiatan rapat rapat di GOPTKI NTT.

Baca juga: Mahasiswa di Kota Kupang Protes Kenaikan Harga BBM

"Rapat harus ada snak. tidak bisa rapat kosong kosong. Di dinas dinas sudah rapat yang tanpa snak. Dana yang ada juga untuk operasional sekretariat. Saat rapat virtual membutuhkan biaya karena sekretariat belum memiliki WIFI," ujar Ny.Ambar yang mantas Sekretaris Dinas PPO NTT.

Mantan kepala seksi PDE pada Dinas Sosial NTT ini menyebutkan, GOPTKI NTT membutuhkan biaya ATK, bayar honor Staf di sekretariat dan biaya tiga Peserta Rakernas dan pelaksanaan Rakerda nantinya

"Meskipun dana belum direalisasi, namun kegiatan rapat dan penguatan organisasi tetap berjalan. Anggaran 200 juta itu belum pasti tapi masih merupakan usulan. Pelaksanaan kegiatan saat ini masih menggunakan dana lebih pada pengurus sebelumnya," ujar ibu dua putra ini

Selain itu, kata Ny. Ambar, dalam AD/ART untuk membiayai organisasi GOPTKI  bisa melalui  dana hibah dan bantuan bantuan yang tidak mengikat, seperti iuran anggota dan yayasan. Tetapi memang selama ini tidak berjalan secara baik.

" Iuran anggota ini yang belum berjalan dengan baik. Tuhan pasti memberkati bila kita memiliki rencana yang baik," ujar Ny.Ambar.

Zet Hedrikson Adoe dari Dinas PPO NTT menjelaskan, guru dan anak anak yang berada dalam GOPTKI beberapa tahun terakhir  tidak melakukan kegiatan karena pandemi.

Menurutnya, moment untuk menampilkan GOPTKI bisa dilakukan kembali dengan memanfaatkan moment Hari Guru, 25 November 2022. selain kegiatan anjang sana ke yayasan yayasan oleh ibu ketua GOBTKI.

Hadir dalam rapat GOPTKI, Sekretaris Ny Angel Lusi, Ketua Bidan Kesejhateraan, Ny. Dioni Nenabu, Ketua Bidang Organisasi, Ny. Maria Albina, Ketua Yayasan TK Manusia Karya (Binaan Dinas Kop Nakertrans NTT), Ny Lita Seran-Foeh, Ny. Jeni Atabodo dan para pengurus yayasan lainnya. 

"Kalau diberi kesemmpatan untuk memnyiapkan aneka lomba terkait dengan Hari Guru, saya bersedia untuk bekerja dengan biaya yang murah. Saya akan mendisign kegiatannya seperti apa dan presentaskan kembali dihadapan pengurus. Kita menggunakan biaya yang sedikit tetapi dengan alat peraga yang guru dan anak TK miliki. Ada kegiatan yang in door dan out door," ujar Zet Adoe.(*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS 

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved