Berita Kota Kupang

Hujan Sehari, Rumah Warga di RT 34 Kelurahan Oebufu Diterjang Banjir Bercampur Lumpur 

Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang keluhkan kondisi jalan dengan konstruksi lapen (Lapisan Penetrasi) yang memprihatinkan hingga

Penulis: Ray Rebon | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/HO-Kiriman Warga RT/34
GENANGAN - Situasi air tergenang di ruas jalan RT/34, Kelurahan Oebufu, Kota Kupang pada 3 September 2022 lalu. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Warga masyarakat di RT/34, Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang keluhkan kondisi jalan dengan konstruksi lapen (Lapisan Penetrasi) yang memprihatinkan hingga saat ini belum mendapat respon positif dari pihak pemerintah.

Pasalnya, hujan pada 3 September 2022 lalu di Kota Kupang, rumah warga tepatnya di wilayah RT/34, Kelurahan Oebufu terendam banjir dampak dari situasi jalan yang memprihatinkan tanpa ada drainase maupun lubang resapan air.

Berdasarkan video kiriman warga RT/34 yang diterima Pos-Kupang.Com, hujan yang mengguyur kota Kupang beberapa hari lalu, dilokasi RT tersebut terjadi banjir dan memasuki rumah warga.

Lokasi jalan yang berlubang, ditambah lagi genangan air yang menghambat dan mengganggu aktivitas lalulintas maupun warga pejalan kaki yang menggunakan jalan tersebut.

Baca juga: Kuliner Khas NTT : Minum Air Jeruk Timor Hangat Ampuh Meredam dan Membunuh Kolestrol Jahat Anda Bro

Selain itu, infrastruktur jalan lapen dengan lebar sekira 3 meter itu digenangi air disertai lumpur.

Mel Meda bersama warga lainnya kecewa dengan pemerintah setempat, pasalnya situasi tersebut bukan sekali terjadi, melainkan sudah berulang-ulang, apalagi di musim penghujan.

Mel Meda sempat mengeluarkan kalimat bahwa keadaan air seperti ini sebaikanya dijadikan kolam, agar memlihara ikan lele supaya dijual untuk perbaiki jalan atau membuat peresapan.

Ia menyampaikan bahwa keadaan itu sudah berlangsung setiap tahun di musim penghujan.

"Keadaan memprihatinkan ini sudah terjadi puluhan tahun, karena jalan ini dibuat dari tahun 1999, artinya sudah 23 tahun jalan ini tidak disentuh oleh pemerintah," jelasnya saat menyaksikan banjir tersebut.

Baca juga: Isi Bahan Bakar Minyak BBM Pakai Aplikasi MyPertamina Supir Truk : Sudah Jatuh Tertimpa Tangga Pula

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved