Berita Belu

BPBD Kabupaten Belu Identifikasi Wilayah Kekurangan Air Minum

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan wilayah rawan kekurangan air minum di musim kemarau sehingga pemerintah dapat mendistribusikan air minum

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Edi Hayong
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Plt Kepala BPBD Kabupaten Belu, Cons Ando. Menurut Cons, BPBD saat ini mengidentifikasi kembali wilayah-wilayah yang mengalami krisis air minum saat musim kemarau.  

Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas

POS KUPANG. COM, ATAMBUA- Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Belu mengidentifikasi kembali wilayah-wilayah yang mengalami krisis air minum saat musim kemarau.

Tak hanya wilayah, BPBD juga mengidentifikasi rumah-rumah warga yang benar-benar kesulitan air minum saat musim kemarau

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan wilayah rawan kekurangan air minum di musim kemarau sehingga pemerintah dapat mendistribusikan air minum. 

Demikian dijelaskan Plt Kepala BPBD Kabupaten Belu Cons Ando saat ditemui Pos Kupang. Com, Rabu 7 September 2022. 

Menurut Cons, memasuki musim kemarau, ada beberapa persoalan yang biasa terjadi antara lain, kekurangan air minum dan kebakaran.

Selama ini, pemerintah melalui PDAM Belu sudah memberikan pelayanan air minum yang optimal, terutama dalam wilayah kota Atambua. 

Baca juga: Musim Kemarau Basah di NTT, Begini Imbauan Kepala BPBD

Meski demikian, pemerintah tetap mengantisipasi kekurangan air minum terutama masyarakat yang tinggal di daerah kekurangan air atau di daerah yang sulit dijangkau oleh PDAM. 

Untuk efektif dalam pelayanan, BPBD melakukan identifikasi wilayah yang rawan kekurangan air minum, termasuk dengan jumlah warga.

Bila suatu saat tertentu, masyarakat di wilayah tersebut kekurangan air minum, pemerintah bisa mendistribusikan air minum.

Menurut Cons, untuk pelayanan pencegahan bencana seperti kekurangan air minum, BPBD akan berkoordinasi dengan Dinas PU dan PDAM. 

Sejauh ini lanjut Cons, pendistribusian air minum dari PDAM untuk masyarakat di wilayah Atambua masih aman.

Sementara untuk wilayah di luar kota atau wilayah kecamatan dan desa masih diidentifikasi. Bila persoalan kekurangan air bersih sudah terjadi, pemerintah siap membantu. 

Baca juga: 12 Kecamatan di Malaka Mulai Mengalami Dampak Krisis Air Minum, Ini Solusi BPBD

Sementara untuk mengantisipasi kebakaran, Cons menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dengan api konfor, puntung rokok. 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved