Berita Pendidikan

Rektor UKAW Kupang Minta Dies Natalis Ke-37 Ini Sebagai Momentum Untuk Evaluasi Pelayanan

Universitas Kristen Artha Wacana UKAW Kupang menggelar ibadah syukuran Dies Natalis ke-37 tahun secara sederhana.

Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/RAY REBON
DIES - Suasana dies natalis ke-37, Rektor UKAW Kupang bersama pengurus yayasan, para Dekan dan dosen bersama-sama meniup lilin kue Ulta yang disiapkan oleh paniti 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Universitas Kristen Artha Wacana UKAW Kupang menggelar ibadah syukuran Dies Natalis ke-37 tahun secara sederhana.

Ibadah syukuran Dies Natalis ke-37 tahun UKAW Kupang berlangsung di ruangan Yohanes yang dipimpin oleh Pdt. Sem Nitti.

Rektor UKAW Kupang, Ayub Imanuel Urbanus Meko pada kesempatan tersebut meminta supaya di dies natalis UKAW Kupang yang ke-37 dijadikan sebagai momentum untuk evaluasi pelayanan sebagai Perguruan Tinggi di NTT.

"Dihari yang bahagia atau usia UKAW Kupang ya ke-37 tahun ini, saya minta  jadikan momentum evaluasi pelayanan UKAW sebagai perguruan tinggi," kata dia

Selain itu, ia mengatakan ibadah syukuran ini tidak seperti biasanya karena sedang dalam kondisi lemah.

"Kita harus kerja lebih keras, kompak, agar cepat lebih pulih dan bangkit lebih kuat sesuai tema HUT RI ke-77, Bangkit Lebih Kuat Pulih Lebih Cepat, maka kita juga harus tau diri bahwa sedang dalam kondisi sakit maka kita harus lebih cepat bangkit," ujarnya.

Dikatakan syukuran tersebut sebenarnya digelar bersamaan dengan acara wisuda namun calon pendaftar masih sangat sedikit dan jauh dari target yang harus diwisuda. 

Baca juga: 1.315 Mahasiswa Baru UKAW Kupang Ikuti Ordik

"Kalau dipaksakan, mahasiswa akan memperlemah kita karena wisuda di semester 14 karena itu disepakati untuk ditunda jadwal wisudanya," sebutnya.

Meski demikian, pihaknya tetap bersyukur karena ada 1.328 orang mahasiswa baru dapat bergabung. 

UKAW dikatakan dalam pergumulannya ingin menjadi universitas terkemuka di NTT dalam hal ilmu pengetahuan, menamatkan orang yang kreatif dan inovatif termasuk bermoral dan beretika yang mencerminkan citra Allah.

"Tamatan kita hari tidak saja kemampuan otak tapi investasi kelakuan jangka panjang juga perlu di didik secara baik karena kita bukan lembaga sosial tetap lembaga perguruan tinggi dengan basis tri darma," sebutnya.

Disebutkan diusia yang ke-37 Tahun, UKAW membutuhkan refleksi yang lebih mendalam karena banyak lulusan yang wisuda diatas 12 semester. Sedangkan untuk mendapat skor tinggi, lulusan mestinya bisa diwisuda hanya dalam jenjang waktu 3 sampe 4 semester.

"Ini ancaman bagi kita sehingga kedepan dalam proses penerimaan mahasiswa baru harus dilakukan jauh-jauh hari atau 1 tahun sebelumnya agar standar nilai harus tinggi," imbuhnya

Contoh seperti teologi 160 PDDikti 154 dosen ada 36 orang yang memiliki data publikasi terindeks di Sinta, sedangkan yang tidak terideks lebih banyak. 

"Kita terima serdos dan melaporkan BKD, tulisan kita tidak terindeks karena itu menurut webimetrik UKAW Kupang turun satu tingkat dari peringkat 8 menjadi peringkat 9. Ini ancaman karena ada dosen yang tidak ada publik," bebernya.

Ditegaskan, pembinaan tri darma sangat penting. UKAW Kupang tidak kaya seperti perguruan tinggi lain, namun ada alokasi anggaran  untuk penelitian dan publikasi itu ada tetapi tidak ada kegiatan yang sesuai standar.

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

DIES - Suasana dies natalis ke-37,  Rektor UKAW Kupang bersama pengurus yayasan, para Dekan dan dosen bersama-sama meniup lilin kue Ulta yang disiapkan oleh paniti
DIES - Suasana dies natalis ke-37, Rektor UKAW Kupang bersama pengurus yayasan, para Dekan dan dosen bersama-sama meniup lilin kue Ulta yang disiapkan oleh paniti (POS-KUPANG.COM/RAY REBON)
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved