Politani Kupang

Mahasiswa Baru Politani Kupang Bicara Soal Keunggulan Kampus Ini 

Josua Sayuna mengatakan berbicara Politani tidak hanya tentang kampus terbaik di NTT tetapi juga untuk membentuk tekad dan karakter setiap individu

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/HO-POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI KUPANG
FOTO BERSAMA - Direktur Politani Kupang, Johanis A. Jeremias (kemeja biru) berfoto bersama para mahasiswa baru pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru tahun 2022 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Asti Dhema

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Politeknik Pertanian Negeri Kupang bukan hanya Kampus Terbaik tetapi juga membentuk tekad dan karakter mahasiswa.

Salah satu Mahasiswa Baru Politeknik Pertanian Negeri (Politani) Kupang, Marsel Faot mengambil jurusan Manajemen Pertanian Lahan Kering pada program studi (prodi) Penyuluhan Pertanian Lahan kering karena ingin kembali ke kampung menjadi petani yang cerdas atau smart farmer.

Marsel berasal dari Niki-Niki, Timor Tengah Selatan berkeinginan melanjutkan profesi orang tuanya sebagai petani karena memiliki banyak tanah.

"Kalau pesan dari orang tua itu, harus sekolah baik-baik supaya bisa jadi orang yang bermanfaat," ungkap Marsel kepada POS-KUPANG.COM pada Selasa 30 Agustus 2022.

Sembari menanti kelulusan sang Kakak, Marsel yang telah lulus Sekolah Menengah Atas (SMA) pada 2020, terpaksa harus menunda keinginan melanjutkan kuliah selama dua tahun karena kemampuan ekonomi orang tua yang kurang mendukung, sehingga setelah sang kakak lulus, dirinya kini bisa melanjutkan kuliah di Kampus Politani Kupang pada 2022.

Adapun harapan besar diungkapkan Marsel, setelah lulus dari Politani, dirinya bisa bermanfaat bagi banyak orang.

Dirinya memilih politani karena mengikuti jejak sang Kakak yang telah menjadi alumnus Politani Kupang. 

Selain Marsel, salah satu mahasiswi jurusan Perikanan, Flaviana Ferawati mengatakan dirinya mengambil jurusan perikanan karena sudah mengambil jurusan perikanan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

"Karena waktu di SMK kami kurang mendapatkan praktek dari berbagai program-program yang kami dapat. Jadi, mau menambah ilmu karena belum puas dengan semua praktek-praktek yang dilakukan waktu SMK dan sekarang," ungkap Afi.

Menurut mahasiswi asal Suka, Manggarai Barat ini, kedua orang tuanya menaruh harapan besar dan berkeinginan agar setelah lulus dari Politani Kupang  dirinya bisa cepat mendapatkan kerja serta membuat usaha sendiri dengan memberdayakan sumber daya yang ada di desanya sesuai dengan dengan ilmu yang dipelajari Afi.

Awalnya Afi tidak menyukai dunia perikanan namun setelah dirinya belajar tentang semua hal yang ada dalam jurusan perikanan saat masih duduk di bangku SMK saat UKK, Afi mengaku saat itulah dirinya diuji. 

"Mulai suka karena saya suka diuji," Aku Afi di depan teman-temannya.

Hal ini pun bukan bermaksud untuk menyombongkan diri tetapi ingin mengetahui seberapa dalam ilmu yang telah dipelajari Afi.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved