Berita Sumba Barat

Didampingi Sekda Sumba Barat, Wabup Sumba Barat Terima Lima Perwakil Demonstran Eks TKD

Sekda Yermia Ndapa Doda, kewenangan mengangkat dan memberhentikan TKD adalah kewenangan pemerintah. Tentu hal itu sesuai kemampuan keuangan daerah

Penulis: Petrus Piter | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/Petrus Piter
AKSI DEMO- Puluhan eks TKD menggelar aksi di Halaman Kantor Bupati Sumba Barat, Senin 5 September 2022. Nampak Wakil Bupati Sumba Barat, John Lado Bora Kabba bertemu peserta aksi, Senin 5 September 2022  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM , Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, WAIKABUBAK- Wakil Bupati Sumba Barat, John Lado Bora Kabba S.Pd  didampingi Sekretaris Daerah Yermia Ndapa Doda, Asisten I Setda Sumba Barat, Imanuel M.Anie, Asisten III Setda Sumba Barat, Martha Bili Lalo, S.H dan sejumlah pimpinan OPD lainnya menerima lima perwakilan eks tenaga kontrak daerah (TKD)  yang didampingi Ketua Serikat Buruh Sumba Barat, Drs. Lele Dapawole untuk mengadakan pertemuan bersama di ruang rapat Sekda Sumba Barat, Senin 5 September 2022.

Dalam pertemuan yang dipimpin  langsung Wakil Bupati Sumba Barat, John Lado Borra Kabba, S.Pd  memberikan kesempatan kepada Sekretaris Daerah, Yermia Ndapa Doda, S.Sos untuk menjelaskan kepada perwakilan demonstrasi terkait harapan dan tuntuan peserta aksi eks TKD Sumba Barat sebagaimana disuarakan  beberapa kali menggelar aksi di kantor bupati Sumba Barat ini.

Menurut Sekda Yermia Ndapa Doda,  kewenangan mengangkat dan memberhentikan TKD adalah kewenangan pemerintah. Tentu hal itu sesuai kemampuan keuangan daerah.

Sedangkan aspirasi eks TKD agar pemerintah mempertimbangkan kembali SK pengangkatan TKD per 1 Agustus 2022 dengan mengakomodir kembali eks TKD tersebut mengingat sudah puluhan tahun bekerja, tanggungan keluarga yang cukup besar, meminta Pemda segera membayar gaji atau honor bulan Juli 2022 karena TKD bekerja penuh dan lainnya akan dipertimbangkan pemerintah.

Karena itu, ia meminta eks TKD dapat menerima dan memahami keputusan pemerintah.

Dalam pertemuan itu, Wakil Bupati Sumba Barat, John Lado Borra Kabba juga menyampaikan terima kasih banyak kepada peserta aksi karena datang menyampaikan asprasi dengan tertib dan damai.

Seperti disaksikan POS-KUPANG.COM, suasana pertemuan, sedikit tegang ketika terjadi adu argumen antara Ketua Serikat buruh Kabupaten Sumba Barat, Drs.Lele Dapawole dengan Sekda Sumba Barat, Yermia Ndapa Doda, soal kapasitas kehadiran ketua buruh mendampingi eks TKD dalam pertemuan itu termasuk Ibu Roswita Asti Kula selaku koordinator aksi tetapi bukan eks TKD hadir dalam pertemuan itu.

Dikatakan Ketua serikat Buruh Sumba Barat, Drs.Lele Dapawole kehadiran mendampingi eks TKD karena permintaan eks TKD  untuk bersama-sama mencari jalan penyelesaian terbaiknya.

Ia menegaskan, ia bukan ketua serikat buruh abal-abal. Sedangkan Asti Kula menyampaikan kehadirannya atas permintaan teman-teman eks TKD dan merupakan wujud kepeduliannya atas nasib eks TKD itu.

Namun demikian, suasana tersebut secepatnya redah setelah bapa Wakil Bupati Sumba Barat, John Lado Bora Kabba mengambil alih pembicaraan dalam forum pertemuan itu.

Wakil bupati meminta semua pihak dengan tenang menyampaikan aspirasi agar suasana pertemuan berjalan aman dan lancar. Suasana pertemuanpun kembali  berjalan tenang hingga acara selesai.(*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved