Senin, 13 April 2026

Berita TTS

BREAKING NEWS : Kepala SMA Negeri Oeleu TTS Aniaya Guru

Kepala SMA Negeri Oeleu di Kecamatan Toiana, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur diduga menganiaya Norbertus Un.

Editor: Alfons Nedabang
Ilustrasi
Ilustrasi penganiayaan. Kepala SMA Negeri Oeleu di Kecamatan Toianas, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur diduga menganiaya Norbertus Un. 

POS-KUPANG.COM - Kepala SMA Negeri Oeleu di Kecamatan Toianas, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur diduga menganiaya Norbertus Un.

Korban merupakan guru di SMA Negeri Oeleu. Pengeroyokan dilakukan kepala sekolah berinisial JN dengan beberapa orang guru pada Jumat 2 September 2022.

Norbertus Un babak belus sehingga dilarikan ke RSUD SoE.

Peristiwa ini dibenarkan Kapolres TTS AKBP I Gusti Putu Suka Arsa ketika dikonfirmasi pada Minggu 4 September 2022, dilansir dari Kompas.com.

Kasus penganiayaan itu kemudian dilaporkan oleh kerabat Norbertus Un ke Polsek Amanatun Utara.

"Kasusnya dilaporkan ke Polsek Jumat (2/9/2022) dengan nomor laporan LP/ 50/IX/2022/Sek Amanatun Utara," sebut Kapolres Gusti.

Kapolres Gusti menjelaskan, kejadian berawal saat korban bersama beberapa teman guru lainnya membantu memperbaiki pintu rumah milik Melkisedek Sula yang rusak.

Rumah itu berada di kompleks sekolah. Saat mereka memperbaiki pintu, Melkisedek Sula membeli satu botol minuman keras dan disajikan bersama-sama.

"Mereka kemudian minum minuman keras jenis sopi," ujar Kapolres Gusti.

Tak lama kemudian, datang JN bersama istrinya berinisial R. Melihat itu, JN lalu menegur Norbertus Un dan teman-temannya yang sedang minum miras.

Tak terima ditegur, Norbertus Un sempat beradu mulut dengan JN. Karena emosi, JN lalu mendekati Norbertus Un dan menendangnya hingga terjatuh.

Tak hanya sampai di situ, JN lalu memungut sebuah batu dan melempari Nobertus Un tepat di bagian jidat.

Akibatnya, korban terluka parah sehingga dilarikan ke Puskesmas Ayotupas. Namun, karena kondisinya yang terus memburuk sehingga dirujuk ke RSUD SoE.

"Saat ini penyidik di Polsek Amanatun Utara sedang meminta keterangan sejumlah saksi," ujar Kapolres Gusti. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved