Berita Nagekeo

Pelajar SDN Nuasele Minta Uang ke Jokowi

dikenal luas setelah lagu Dunia Tipu tipu yang dinyanyikan oleh 14 orang pelajar tanpa alas kaki viral di media sosial.

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/PATRIANUS MEO DJAWA
NUASELE - Kondisi Siswa SDN Nuasele tak mengenakan alas kaki saat persiapan pentas seni virtual di Ruang kelas VI, Jumat, 26 Agustus 2022 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Patrianus Meo Djawa

POS-KUPANG.COM, MBAY - Puluhan Siswa SDN Nua Sele meminta sepatu ke Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Permintaan itu disampaikan saat POS-KUPANG.COM, menemui mereka pada Jumat 26 Agustus 2022 pekan lalu usai video nyanyian dunia tipu-tipu mereka viral.

Kampung Nua Sele menjadi bagian dari wilayah administrasi Desa Ngera, sebuah desa terpencil di yang masuk dalam kategori desa paling tertinggal sebelum akhir tahun 2021.

Baca juga: Di Kecamatan Keo Tengah Kabupaten Nagekeo, Pelajar Kelas V SDN Nuasele 17 Tahun Ingin Jadi Bupati.

Kampung Nua Sele juga menjadi pembatas wilayah administrasi Kecamatan Keo Tengah dan Kecamatan Mauponggo di bagian Barat.

Kampung Nuasele yang terisolir ini hanya memiliki satu lembaga pendidikan yakni SDN Nuasele yang belakangan mulai dikenal luas setelah lagu Dunia Tipu tipu yang dinyanyikan oleh 14 orang pelajar tanpa alas kaki viral di media sosial.

Saat POS-KUPANG.COM, meninjau Sekolah tersebut pada jumat 26 Agustus 2022 lalu, hal pertama yang ditemui adalah masalah keterbatasan akses transportasi dan jaringan telekomunikasi serta ketiadaan jaringan listrik bagi warga setempat termasuk di SDN Nuasele.

Kepala Desa Ngera, Fransiskus Batu membenarkan temuan itu. Dia mengatakan kondisi jalan menuju ke Desa Ngera dan ke kampung Nuasele didominasi jalan tanah dengan tanjakan dan turunan serta berkelok dan sangat curam.

Baca juga: Bupati Nagekeo Serahkan 25 Ekor Kambing untuk Kelompok Solidaritas di Kelurahan Nangaroro

Tinggal dan bersekolah di wilayah terpencil dan serba berkekurangan tak berarti membuat para pelajar SDN Nuasele ini tak memiliki cita - cita dimasa depan.

Seperti yang diungkap oleh salah satu pelajar SDN Nuasele, Yohanes Riskianus Dembi.

Dembi kini berusia 11 Tahun. Pelajar Kelas V SDN Nuasele ini bercita cita akan menjadi seorang anggota Polisi. Dia adalah salah satu dari 14 Siswa yang tak mengenakan alas kaki saat menyanyikan lagu dunia tipu-tipu.

Rekan Dembi juga bercita-cita menjadi Polisi wanita. Namanya Maria Davrosa Taruna Muwa (12), pelajar kelas VI SDN Nuasele.

Davrosa adalah pelajar SDN Nuasele dengan ukuran badan yang lebih tinggi dari teman-temannya. Dia kerap tak mengenakan sepatu kesekolah karna tak ingin sepatunya itu rusak.

Anak ke 3 dari 6 orang bersaudara ini meminta Presiden memberikan mereka bantuan uang untuk membeli perlengkapan sekolah seperti Tas, pakayan dan sepatu.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved