Berita Manggarai Barat

Syarat Pinjam Pakai Senpi, Puluhan Anggota Polres Mabar Ikuti Test Psikologi

ujian test psikologi yang diselenggarakan oleh Biro SDM Polda NTT merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun sekali

Penulis: Gecio Viana | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/HO-HUMAS POLRES MABAR
PEGANG SENPI - Suasana Pelayanan Psikologi terpadu kolektif Pembekalan Kesehatan Mental Psikologis, Mapping Psikologis, Konseling Anggota dan Tes Psikologis terhadap calon pemegang Senpi Dinas Polri di gedung Kemala Bhayangkari Polres Mabar, Rabu 24 Agustus 2022 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO- Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda NTT yang dipimpin oleh Kabag Psikologi Biro SDM Polda NTT Kompol Dwi Chrismawan, Psikolog didampingi Kabag SDM Polres Mabar AKP Hajairin, melaksanakan Pelayanan Psikologi terpadu kolektif (Pembekalan Kesehatan Mental Psikologis, Mapping Psikologis, Konseling Anggota dan Tes Psikologis terhadap calon pemegang Senpi Dinas Polri pada lingkungan Polres Manggarai Barat. 

Test psikologi tersebut dilaksanakan di gedung Kemala Bhayangkari Polres Mabar, Rabu 24 Agustus 2022.

Menurut Kapolres Mabar AKBP Felli Hermanto, melalui Kabag SDM AKP Hajairin bahwa ujian test psikologi yang diselenggarakan oleh Biro SDM Polda NTT merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun sekali. 

“Tujuannya untuk menguji mental anggota Polri di Polres Mabar yang akan memegang senjata Api,” katanya dalam keterangan yang diterima POS-KUPANG.COM, Kamis 25 Agustus 2022. 

Lanjut dikatakan Hajairin, salah satu syarat agar anggota bisa memegang senjata api (Senpi) adalah dengan mengikuti ujian psikologi. 

“Anggota yang boleh memegang senpi adalah yang telah lulus ataupun memenuhi syarat setelah ujian psikologi,” terang AKP Hajairin

Selain itu, Kabag Psikologi Polda NTT Kompol Dwi Chrismawan, M.Si,. M. Psi., Psikolog saat memberikan arahan di hadapan anggota yang mengikuti test psikologi, mengatakan Kehadiran tim dari Polda NTT memberikan pelayanan kepada anggota polres Mabar dalam hal ujian Psikologi yang akan memegang senjata api organik polri dengan metode sistem computerisasi. 

“Artinya, sistem pengetesan psikologi dilakukan dengan cara  Sistem Computer Assisted Test (CAT) online,” ujarnya. 

Perlu diketahui, setiap anggota Polri yang berhak untuk memegang senjata api adalah anggota memiliki mental yang baik, sehingga tidak disalahgunakan saat bertugas di lapangan.(*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved