Konflik China dan Amerika

China Terus Perkuat Militer untuk Siap Hadapi AS, Beijing Mulai Produksi Masal Kapal Perusak

Militer China Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) terus mempersiapkan diri untuk bisa menghadapi Amerika Serikat dalam perang terbuka

Penulis: Alfred Dama | Editor: Alfred Dama
.Foto: Militer China
KAPAL PERUSAK -- Kapal perusak berpeluru kendali Taiyuan (Hull 131) dari kesatuan Armada Kapal Prusak Angkatan Laut Komando Teater Timur PLA berlayar di perairan Laut China Timur selama latihan tempur realistis pada awal November 2021 

POS KUPANG.COM -- Militer China Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) terus mempersiapkan diri untuk bisa menghadapi Amerika Serikat dalam perang terbuka

Diketahui Amerika merupakan pelindung utama Taiwan yang dianggap provinsi yang membangkak dari Beijing

Rencana China mempersatukan Taiawan ke dalam China daratan pun masih terhalang dengan kekuatan militer Amerika

Cara terakhir yang harus siap dilakukan China adalah perang terbuka dengan Amerika

Baca juga: China Makin Panas Tuduh Amerika Terus Memprovakasi dengan Kunjungan Pejabas AS ke Taiwan

Untuk itu, China terus memperkuar militernya di darat , laut dan udara serta sistk rudal

DIkutip dari Global Times , lima kapal perusak Tipe 052D yang diduga terlihat sedang dibangun di Galangan Kapal Dalian, China dikatakan telah memulai kembali produksi massal kapal perang jenis ini.

Cara ini dialakukan merupakan langkah cepat pembuatan kapal China membuat Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA).

"Angkatan Laut terbesar di dunia," sebuah klaim yang dibantah oleh para analis China pada hari Selasa sebagai retorika dari teori "ancaman China".

Baca juga: China Sebut Amerika Cs Termasuk Indonesia Gelar Latihan Militer untuk Tekan Beijing Soal Taiwan

Sebuah gambar yang belum diverifikasi baru-baru ini beredar di media sosial menunjukkan apa yang tampaknya menjadi lima kapal perusak Tipe 052D pada berbagai tahap penyelesaian di Galangan Kapal Dalian di Provinsi Liaoning China Timur Laut, outlet media yang berbasis di Paris Naval News melaporkan pada hari Minggu.

Selain lima ini, setidaknya satu lagi sedang dibangun di Galangan Kapal Jiangnan Changxing di Shanghai, dan mereka akan segera bergabung dengan 25 kapal perang dari kelas yang sama yang saat ini beroperasi dengan Angkatan Laut PLA, kata Naval News, mengutip pengamat.

China belum secara resmi mengumumkan rencana pembangunan kapal perangnya.

Karena China pada dasarnya bertujuan untuk menyelesaikan modernisasi pertahanan nasional dan angkatan bersenjatanya pada tahun 2035, termasuk pengembangan angkatan laut air biru, untuk menyamai status internasional negara itu dan mempertahankan kepentingannya dengan lebih baik, maka tidak disangka jika China memang membangun lebih banyak lagi. kapal perang canggih, terutama di tengah situasi keamanan global yang bergejolak saat ini, kata para analis.

Baca juga: China dan AS Terus Memanas , Bejing Bantah Tuduhan Komandan US Navy Soal Peluncuran Rudal

Sebelum putaran terakhir konstruksi kapal perusak, industri pembuatan kapal China meluncurkan rekor 10 kapal perusak pada tahun 2019 dengan delapan kapal lagi pada tahun 2021, Naval News melaporkan, mencatat bahwa dengan kecepatan konstruksi seperti itu, Angkatan Laut PLA "mengkonfirmasi statusnya yang terbesar di dunia, " peringkat yang dicapai pada tahun 2021, menurut laporan Pentagon.

Mengatakan Angkatan Laut PLA adalah yang terbesar di dunia adalah pernyataan yang berlebihan yang digunakan untuk menghebohkan teori "ancaman China", karena Pentagon hanya menghitung kuantitas dan bukan kualitas kapal - dalam konteks ini, perpindahan kapal, Beijing- ahli militer berbasis yang meminta anonimitas mengatakan kepada Global Times pada hari Selasa.

Secara komprehensif, Angkatan Laut AS sejauh ini adalah yang terbesar di dunia dengan 11 kapal induk super bertenaga nuklir.Bahkan berbicara dengan angka, AS memiliki sekitar 70 kapal perusak kelas Arleigh Burke, lebih banyak dari rekan-rekan mereka Type 052D China, kata pakar itu. .

Baca juga: PT Kereta Cepat Indonesia China Buka Lowongan Kerja bagi Lulusan SMK,Buruan Daftar, Cek Syarat

Perkembangan pesat Angkatan Laut PLA memang mencerminkan kemampuan industri pembuatan kapal China, tetapi China menggunakan kapal untuk menjaga kedaulatan, integritas teritorial dan kepentingan pembangunan.

Serta memberikan layanan keamanan publik kepada masyarakat internasional dan berkontribusi pada perdamaian dan stabilitas, tidak seperti AS, yang menggunakan kapal perang untuk mempertahankan hegemoni globalnya, kata pakar itu.*

Artikel lain terkait Konflik China dan Amerika

Baca berita lain di Pos Kupang.com KLIK GOOGLE.NEWS

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved