Konflik China dan Amerika

China Makin Panas Tuduh Amerika Terus Memprovakasi dengan Kunjungan Pejabas AS ke Taiwan

Kunjungan ketua DPR Amerika Nency Pelosi yang mengunjungi Taiwan langsung mebuat China Marah dengan menarik diplomat mereka di Washiington

Penulis: Alfred Dama | Editor: Alfred Dama
foto: Xinhua
Seorang tentara PLA melihat-lihat dengan teleskop pada 5 Agustus 2022, saat Angkatan Laut Komando Teater Timur PLA terus mengebor perairan di sekitar pulau Taiwan. 

POS KUPANG.COM -- Kunjungan ketua DPR Amerika Nency Pelosi yang mengunjungi Taiwan langsung mebuat China Marah dengan menarik diplomat mereka di Washiington

China melalui Tentara Pembebasan Rakyat China juga menggelar latihan perang yang memblokade

Namun, hal tersebut tidak membuat ciut Amerika , bahkan beberapa anggota parlemen juga mengujungi Taipei setelah Nancy Pelosi

Kini China semakin geram dengan rencana kunjungan Gubernur Indiana ke negara itu

Pihak China pun menudu Amerika terus memprovokasi China

Baca juga: Jepang China Memanas , Bejing Tuduh Tokyo Siapkan 1000 Rudal untuk Serang Daratn China

Dikutip dari Global Times, China mengajukan demarkasi keras atas kunjungan terakhir politisi AS ke Taiwan; 'negara untuk terus memajukan proses reunifikasi' di tengah seringnya provokasi

Politisi dan pejabat dari AS, serta beberapa negara Barat lainnya, terus melakukan atau merencanakan lebih banyak kunjungan ke pulau Taiwan untuk lebih memprovokasi China.

China menyebut kunjungan delegasi Gubernur Negara Bagian Indiana AS Eric Holcomb, , tiba di Taiwan pada hari Minggu untuk "pembicaraan perdagangan,"

China langsung melakukan demarkasi serius sebab kunjungan itu dianggap provokasi yang menyebabkan ketegangan regional terus meningkat daripada mereda, membawa kekhawatiran yang meningkat di antara komunitas internasional.

Baca juga: China Waspada , Korea Selatan dan ASMulai Latihan Militer di Pasifik Disebut Tingkatkan Ketegangan

Analis China mengatakan pada hari Senin bahwa kunjungan ke Taiwan, serta penjualan senjata AS ke pulau itu, mengirimkan sinyal yang sangat salah yang mendorong Partai Progresif Demokratik (DPP) yang memisahkan diri untuk menentang reunifikasi dengan kekuatan dan mencari dukungan asing. reunifikasi damai secara serius menyusut, yang membuat pelatihan dan latihan rutin Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) untuk solusi militer di sekitar pulau semakin diperlukan.

Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri China, dalam menanggapi kunjungan Holcomb, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa "Taiwan adalah bagian tak terpisahkan dari wilayah China. Masalah Taiwan selalu menjadi isu yang paling penting dan paling sensitif di jantung hubungan China-AS. China dengan tegas menentang pertukaran resmi AS dengan wilayah Taiwan dalam bentuk apa pun dan dengan nama apa pun."

"Kami telah membuat langkah serius ke AS pada kunjungan Gubernur Indiana Holcomb ke Taiwan. Kami mendesak pihak-pihak terkait di AS untuk mematuhi prinsip satu-China dan tiga komunike bersama China-AS dan menghentikan segala bentuk interaksi resmi dengan Taiwan. daerah," kata juru bicara itu.

Baca juga: PT Kereta Cepat Indonesia China Buka Lowongan Kerja bagi Lulusan SMK,Buruan Daftar, Cek Syarat

Promosi berkelanjutan
Kunjungan Holcomb ke wilayah Taiwan adalah perjalanan ketiga yang diketahui publik oleh pejabat AS sejak Agustus, setelah kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi yang sangat provokatif dan kunjungan licik oleh lima anggota parlemen AS yang dipimpin oleh Senator Edward J. Markey.

Menurut Financial Times, 58 anggota Kongres AS telah mengunjungi pulau itu sejak Tsai Ing-wen, kepala DPP dan pemimpin regional pulau itu, mengambil alih kekuasaan pada Mei 2016.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved