Berita Sumba Barat

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Dinas PPO Sumbar Tanda Tangan MoU Yayasan Literasi  Anak Indonesia

Pemerintah Kabupaten Sumba Barat agar Yayasan Literasi Anak Indonesia dapat membantu pendidikan di Sumba Barat

Penulis: Petrus Piter | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG COM/Petrus Piter
MOU - FOTO bersama Pelaksana tugas Kepala Dinas PPO Sumba Barat, Yehuda Malorung, S.Pd, Kepala Bidang SD Dinas PPO Sumba Barat, Deasy Anugerah Heni, Project Manager YLAI, Novi Debi Wicaksono, Field Officer YLAI, Santy Taniu, Field Officer YLAI, Jekson Lakinodu dan 9 kepala sekolah SD penerima manfaat program membaca berimbang berpose bersama sesaat setelah penandatanganan perjanjian kerjasama Dinas PPO Sumba Barat dengan Yayasan Literasi Anak Indonesia di aula Dinas PPO Sumba Barat, Jumat 9 Agustus 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, WAIKABUBAK - Pemerintah Kabupaten Sumba Barat dalam hal ini Pelaksana tugas Kepala  Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan olahraga (PPO) Kabupaten Sumba Barat, Yehuda Malorung, S.Pd  melakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) atau perjanjian kerjasama dengan Yayasan Literasi Anak Indonesia (YLAI) dalam hal ini Project Manager YLAI,  Novia Debi Wicaksono  tahun 2022-2024 di aula Dinas PPO Sumba Barat, Jumat 19 Agustus 2022 siang.

Selanjutnya dilakukan pula penandatanganan perjanjian kerjasama dengan 9 sekolah dasar penerima manfaat. Ke-9 sekolah dasar tersebut adalah SD Islam Waikabubak V, SD Muhammadyah Waikabubak, SDN Tabulo Dara, SDN Weekarou, SDN Tillu Mareda, SDN Kaba Rara, SDN  Dassa Elu, SDN Lomana Padaka dan SD Inpres Bera Dolu, Seingu Poti, S.Pd

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olaharaga (PPO) yang juga adalah Sekretaris Dinas PPO Kabupaten Sumba Barat, Yehuda Malorung, S.Pd didampingi Kepala Bidang sekolah dasar pada Dinas PPO, Deasy Anugerah Heni, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih banyak kepada Yayasan Literasi Anak Indonesia yang telah bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten Sumba Barat sejak tahun 2018 untuk membantu meningkatan kualitas belajar anak-anak sekolah dasar di wilayah ini.

Fokus YLAI adalah anak-anak SD kelas bawah yakni I-III. Dengan metode pembelajaran sederhana dan penuh kreatif menarik anak-anak kelas bawah yakni kelas I-III untuk mudah mengenal huruf, suku kata dan kata hingga kalimat. Metode pembelajaran simpel ini sangat menarik anak-anak mengikutinya sehingga anak-anak mudah mengerti dan memahaminya.

Karena itu, ia meminta para kepala sekolah dan guru disetiap sekolah penerima manfaat agar jangan berpikir, ini programnya Yayasan Literasi Anak indonesia dengan membawa anggaran untuk melaksanakan kegiatannya di daerah ini.

Tetapi, ini adalah permintaan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat agar Yayasan Literasi Anak Indonesia dapat membantu pendidikan di Sumba Barat

Sebab  metode pembelajaran rancangan YLAI adalah terbaik memudahkan guru mengajar dan anak-anak mudah menangkapnya. YLAI adalah juga salah satu penyusun kurikulum merdeka belajar yang bakal diterapkan pemerihtah nanti. Karenanya manfaatkan kesempatan ini dengan baik demi meningkatkan kualitas belajar anak-anak di sekolah masing-masing.

Untuk itu, ia meminta  kerjasama semua  kepala sekolah dan guru pada sekolah penerima manfaat program membaca berimbang Yayasan Literasi Anak Indonesia demi kebaikan anak-anak Sumba Barat.

Baginya hanya dengan kerjasama yang baik dan selaras dengan semua komponen masyarakat dapat meningkatkan pendidikan Sumba Barat.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved