Berita Kota Kupang

Tarif Kargo Surabaya- Kupang Terjadi Penurunan Hingga Rp 8 Juta dari Tarif Sebelumnya Rp 14 Juta

terjadi penurunan tarif kargo yang signifikan dari yang tadi Rp 14.000.000 sampai Rp 16.000.000 hari ini sudah mencapai Rp 8.000.000

Editor: Edi Hayong
DOK-POS-KUPANG.COM
BONGKAR MUAT - Suasana bongkar muat di Pelabuhan petikemas Tenau Kupang 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG-- Tarif Kargo dari pelabuhanan Surabaya Jawa Timur ke Kupang NTT mengalami penurunan signifikan mencapai Rp  8 Juta - Rp 10 Juta dari sebelumnya antara Rp 14 Juta - Rp 16 Juta.

“Dari Surabaya ke Kupang hari ini memang sudah terjadi penurunan yang signifikan dari yang tadi Rp 14.000.000 sampai Rp 16.000.000 hari ini sudah mencapai Rp 8.000.000 sampai Rp 10.000.000," kata General Manager PT Pelindo Indonesia Cabang Kupang Agus Setiawan Nazar, pekan lalu kepada wartawan. 

Dia menjelaskan, tarif ke pelabuhanan yang ada di Pelabuhan Tenau tidak mencapai Rp 1.000.000 sedangkan berbeda dengan tarif trucking dari Pelabuhan Tenau menuju ke dalam wilayah Kota Kupang yang terkesan mahal.

“Tarif yang saya tau tarif ke pelabuhanan kita tidak sampai Rp 1.000.000 itu sudah selesai, Rp 800.000 kalau untuk 20 Fit, Rp 1.000.000 untuk yang 40 Fit. Informasi yang saya terima itu Rp 3.000.000 sampai Rp 4.000.000 itu yang trackingnya dari Tenau ke Kota. Kalau kita bandingkan dari Surabaya ke sini itu kan jaraknya luar biasa jauh kalau kita bandingkan ya mungkin hanya 50 persen dari harga pengiriman Tenau ke sini kan 50 persen nya biaya ke sini sehingga tidak masuk di akal.” ungkapnya.

Menurutnya, dengan tidak adanya standarisasi tarif trucking dari pelabuhan Tenau menuju Kota Kupang maka perusahaan yang bergerak pada jasa angkutan dengan sendirinya menentukan harga trucking sehingga biaya tersebut menjadi mahal.

“Kalau seandainya semua sudah berjalan dengan baik pelabuhan juga sudah mulai turun harganya yang tadinya mahal jadi rendah paling tidak ada aturan atau peraturan daerah yang melakukan beberapa tarif zona 1, zona 2, zona 3 layaknya di pelabuhan lain disini itu yang belum ada itu jadi masih bebas jadi kalau mau ditanya berapa harga terpulang kepada jasa pengakut transportasi itu sendiri trucking,” jelasnya.

Adanya penurunan tarif  cost logistik ke pelabuhanan, Agus mengharapkan barang yang disuplai ke dalam kota juga mengalami penurunan.

Hal ini agar meningkatkan daya beli masyarakat. Agus juga menyampaikan adanya aturan penetapan tarif trucking bisa memberikan kontribusi langsung pada pendapatan asli daerah per zona tersebut.

“Ini yang kita harus berusaha sehingga bagaimana caranya harus ada aturan, kalau tidak seperti itu harga barang tidak akan turun, masyarakat tidak akan berdaya beli tinggi, inflasi makin naik sendiri,” tambahnya. (Fan)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di NEWS GOOGLE

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved