Berita NTT

Talk Show Spesial Kopi NTT, Nyoman Atmaja : Perlu Peremajaan dan Perluasan Kopi di NTT

Kepala PerwakiIan BI NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja pada Talk Show Spesial Kopi NTT yang berlangsung di Lippo Plaza Kupang, Sabtu 13 Agustus 2022. Talk

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
KOPI NTT - Kepala PerawakiIan BI NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja dan Kepala OJK NTT, Japarmen Manalu dan Rian Ibram selaku presenter pecinta kopi saat Talk Show Spesial Kopi NTT di Lippo Plaza Kupang, Sabtu 13 Agustus 2022 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM, KUPANG - "Kita punya dua tantangan untuk pengembangan usaha kopi, yakni peremajaan dan perluasan lahan. Ini perlu dilakukan karena permintaan kopi begitu banyak,"

Hal ini disampaikan Kepala PerwakiIan BI NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja pada Talk Show Spesial Kopi NTT yang berlangsung di Lippo Plaza Kupang, Sabtu 13 Agustus 2022.
Talk show ini merupakan rangkaian kegiatan Exotic Tenun Fest tahun 2022.

Varian kopi di NTT juga memiliki cita rasa yang sangat beragam, seperti kopi Arabika Flores Bajawa, Robusta Manggarai, Robusta Sumba, Arabika Amfoang dan sering mendapat skor tertinggi dalam cupping taste.

Tampil dalam Talk Show ini, Rian Ibram selaku presenter pecinta kopi dan dipandu Senandung Nacita.

Hadir pada kegiatan ini, Ketua DWP Provinsi NTT, Narwasty Danga Hinda dan pengurus, Kepala OJK NTT, Japarmen  Manalu, Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho dan beberapa pimpinan perbankan diantaranya, Kepala BNI Cabang Kupang, Sapta Rohi.

Ibram sebelum acara menyapa dan meminta testimoni dari beberapa pejabat yang hadir terutama yang mencicipi kopi, diantaranya, Kepala Perwakilan BI NTT, Nyoman Atmaja dan Kepala OJK NTT, Japarmen Manalu.

"Kita punya tantangan untuk kopi yaitu  peremajaan dan perluasan karena permintaan luar biasa. Sedangkan untuk tenun ikat, bagaimana perhatian kita untuk membantu UMKM terutama bsoal pemasaran (tenun)," kata Nyoman.

Dikatakan, semua pihak harus terus bergandeng tangan agar kopi tidak saja naik kelas, tapi bisa diekspor ke mana-mana.

"Kopi kita merupakan komoditi unggulan dan tahun 2021 lalu kita ekspor sebanyak 380.000 ton ke dunia luar dengan harga 849 M US dolar. Kita di NTT tahun 2021 ekspor senilai Rp 5 M kopi dari Bajawa," kata Nyoman.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved