Konflik China dan Taiwan

Usai Latihan Perang, Kini China Intesifkan Patroli Kesiapan Tempur di Sekitar Taiwan,Siap Usir Musuh

Dikutip darei Global Times, Komando Teater Timur Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) pada hari Rabu mengumumkan akan melakukan patroli keamanan kesiapan t

Penulis: Alfred Dama | Editor: Alfred Dama
foto: Xinhua
Seorang tentara PLA melihat-lihat dengan teleskop pada 5 Agustus 2022, saat Angkatan Laut Komando Teater Timur PLA terus mengebor perairan di sekitar pulau Taiwan. 

POS KUPANG.COM -- China tidak mengendorkan pengepungan terhadap Taiwan yang dianggap sebagai wilayah separtis yang membangkang

Dikutip darei Global Times, Komando Teater Timur Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) pada hari Rabu mengumumkan akan melakukan patroli keamanan kesiapan tempur reguler di Selat Taiwan.

Patro9li tersbeut dilakukan setelah sukses dari latihan militer baru-baru ini di sekitar pulau itu, yang menurut para ahli menunjukkan bahwa PLA siap untuk pertempuran kapan pun nasional, kedaulatan dan keutuhan wilayah terancam.

Kolonel Senior Shi Yi, juru bicara Komando Teater Timur, mengatakan dalam sebuah pengumuman bahwa komando tersebut telah berhasil menyelesaikan berbagai misi selama latihan baru-baru ini di sekitar pulau Taiwan dan secara efektif menguji kemampuan tempur operasi gabungan pasukan.

Baca juga: China Bersiap Perang Lawan AS dan Taiwan, PLA Rekrut Tentara Baru Berkeahlian Sains untuk Bertempur

Komando Teater Timur akan mengamati dengan cermat situasi di Selat Taiwan dan secara teratur mengatur patroli keamanan kesiapan tempur di Selat Taiwan untuk menjaga kedaulatan nasional dan integritas teritorial, kata Shi.

Tujuan patroli keamanan adalah untuk mengusir pesawat dan kapal musuh dari wilayah China. Patroli keamanan kesiapan tempur berarti bahwa PLA akan melakukan patroli dengan kesiapan tempur penuh, misalnya, pesawat tempur akan dilengkapi dengan berbagai rudal dan kapal akan dilengkapi dengan senjata dan personel lengkap, kata Song Zhongping, pakar militer China dan komentator TV. Global Times pada hari Rabu.

Patroli keamanan kesiapan tempur reguler di Selat Taiwan berarti bahwa PLA siap bertempur kapan pun situasi kawasan itu terancam, menurut Song.

Baca juga: China Benar-benar Bersiap Perang, PLA Fokus Serangan Darat dan Laut Di Sekitar Pulau Taiwan

PLA melakukan banyak latihan selama latihan baru-baru ini di Selat Taiwan, tetapi itu tidak akan menjadi yang terakhir, karena latihan akan berlanjut sampai kita menyelesaikan pertanyaan Taiwan, kata Song.

Segera setelah Ketua DPR AS Nancy Pelosi mendarat di Taipei pada 2 Agustus, Komando Teater Timur PLA mengumumkan serangkaian operasi militer gabungan di sekitar pulau Taiwan mulai malam yang sama.

Pada tanggal 2 dan 3 Agustus, Komando Teater Timur PLA melakukan latihan laut dan udara bersama di ruang laut dan udara di utara, barat daya dan tenggara pulau, dengan blokade bersama, serangan laut, serangan darat, dan latihan tempur udara sebagai intinya. dari operasi. Jet tempur siluman J-20 dan peluncur roket dan rudal terlihat dalam laporan media.

PLA juga mengepung pulau Taiwan dengan enam zona latihan dalam latihan mulai 4 Agustus dan pada dasarnya mengunci pulau itu selama beberapa hari, di mana PLA menyelesaikan terobosan dengan membuat "banyak yang pertama,"

Baca juga: China Mulai Kepung Taiwan Berkedok Latihan Militer, Militer Beijing ada di Semua Sisisi Pulau

Seperti pertama kali latihan militer PLA untuk mendapatkan ini dekat dengan pulau Taiwan dan untuk pertama kalinya latihan militer PLA menembakkan rudal konvensional yang melewati pulau Taiwan , terutama melintasi ruang udara di bawah pengerahan berat sistem rudal pertahanan udara Patriot

Serangkaian latihan membentuk pencegah yang kuat terhadap pasukan separatis Taiwan dan gangguan eksternal. Ini tidak hanya berfungsi sebagai peringatan bagi AS dan separatis "kemerdekaan Taiwan", tetapi juga sebagai latihan bagi PLA untuk menyatukan kembali pulau itu dengan paksa, kata para ahli.

Latihan tersebut juga menunjukkan kepada masyarakat internasional pentingnya menegakkan prinsip satu-China. Latihan itu sukses total, kata Song.

Baca juga: Dibantu China, Negara Timor Leste Kini Memiliki Sistem Televisi Digital Sampai di Desa

Selain latihan militer, China telah secara aktif menegaskan kembali sikap tegas terhadap pertanyaan Taiwan dan fakta yang sangat jelas bahwa Taiwan adalah bagian dari China bagi masyarakat internasional di tengah krisis di Selat yang disebabkan oleh kunjungan sembrono Pelosi.

Kantor Urusan Taiwan Dewan Negara dan Kantor Informasi Dewan Negara Republik Rakyat Tiongkok pada hari Rabu menerbitkan buku putih berjudul "Pertanyaan Taiwan dan Reunifikasi Tiongkok di Era Baru.

" Buku putih dirilis untuk menegaskan kembali fakta bahwa Taiwan adalah bagian dari China, untuk menunjukkan tekad Partai Komunis China (CPC) dan rakyat China dan komitmen mereka untuk reunifikasi nasional, dan untuk menekankan posisi dan kebijakan CPC. dan pemerintah Cina di era baru.*

Artikel lain terkait Konflik China Taiwan

Baca berita lain di Pos Kupang.com KLIK >>>> GOOGLE.NEWS

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved