Berita Nasional

Ferdy Sambo Dicopot & 25 Polisi Diperiksa Gegara Tak Profesional Tangani Kasus Brigadir J, Ada Apa?

Hanya sehari setelah tampil di hadapan publik, Irjen Ferdy Sambo langsung dicopot dari jabatannya sebagai Kadiv Propam Polri. Ia sudah dibebastugaskan

Editor: Frans Krowin
Tribunnews.com
Irjen Ferdy Sambo dicopot dari jabatannya. Ia dimutasikan jadi Pati Yanma Polri dan kini diperiksa Tim Khusus yang dibentuk Kapolri dalam kasus kematian Brigadir J. 

POS-KUPANG.COM - Hanya sehari setelah tampil di hadapan publik, Irjen Ferdy Sambo langsung dicopot dari jabatannya sebagai Kadiv Propam Polri. Ia dimutasikan sebagai Pati Yanma Polri.

Sementara Jabatan Kadiv Propam Polri dipercayakan kepada Irjen Syahardiantono yang selama ini mengemban tugas sebagai Wakabareskrim Polri.

Saat ini Irjen Ferdy Sambo sedang menjalani proses pemeriksaan yang dilakukan langsung oleh Tim Khusus (Timsus) yang dibentuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Selain Ferdy Sambo, 25 personal polisi lainnya juga ikut diperiksa karena tidak menjalankan tugas secara profesional dalam kasus Brigadir J alias Nofryansah Yosua Hutabarat.

Baca juga: Bharada E Baru Ditahan & Jadi Tersangka Kasus Brigadir J, Makin Terkuak Siapa Sutradara Pembunuhan

Irjen Ferdy Sambo dicopot dari jabatannya atas kasus kematian Brigadir J alias Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat pada Jumat 8 Juli 2022.

Rupanya kasus Brigadir J menyeret sejumlah pejabat teras Mabes Polri. Mereka dicopot serentak oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Salah satu sosok yang juga dicopot adalah Brigjen Hendra Kurniawan, yang sebelumnya menjabat sebagai Karo Paminal Divpropam Polri.

Dilansir dari Kompas.com, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencopot sejumlah personel di lingkungan Polri, yang diduga tidak profesional dalam pengusutan kasus Brigadir J.

Mutasi itu tertuang dalam Surat Telegram (ST) bernomor ST: 1628/VIII/KEP/2022 tanggal 4 Agustus 2022.

"Dimutasi dalam status proses pemeriksaan oleh Irsus Timsus," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dihubungi, Kamis 4 Agustus 2022.

Untuk diketahui, buntut dari kasus kematian Brigadir J, adalah 15 anggota Polri telah dimutasi. Ini daftar nama anggota Polri yang ikut dimutasi.

Baca juga: TERNYATA Komnas HAM lebih Dahulu Temui Kekasih Brigadir J, Sebelum Didatangi Kamarudin Simanjuntak

1. Irjen Ferdy Sambo jabatan Kadiv Propam Polri dimutasikan sebagai Pati Yanma Polri

2. Irjen Syahardiantono jabatan Wakabareskrim Polri diangkat sebagai Kadiv Propam Polri

3. Brigjen Hendra Kurniawan jabatan Karo Paminal Divpropam Polri dimutasikan sebagai Pati Yanma Polri

4. Brigjen Anggoro Sukartono jabatan Karo Wabprof Divpropam Polri diangkat sebagai Karo Paminal Divpropam Polri

5. Kombes Agus Wijayanto jabatan Sesro Wabprof Divpropam Polri diangkat jabatan baru sebagai Karo Wabprof Divpropam Polri

6. Brigjen Benny Ali jabatan Karo Provos Divpropam Polri dimutasikan sebagai Pati Yanma Polri

7. Kombes Gupuh Setiyono jabatan Kabag Yanduan Divpropam Polri diangkat sebagai jabatan baru Karo Provos Divpropam Polri

8. Kombes Denny Setia Nugraha Nasution jabatan Sesro Paminal Divpropam Polri dimutasikan sebagai Pamen Yanma Polri

9. Kombes Edgar Diponegoro jabatan Kabag Binpam Ropaminal Divpropam Polri diangkat sebagai Sesro Paminal Divpropam Polri

10. Kombes Agus Nur Patria jabatan Kaden A Ropaminal Divpropam Polri dimutasikan sebagai Pamen Yanma Polri

Baca juga: Dokter Keluarga Brigadir J Ungkap Fakta Mengejutkan: Kantung Kemih dan Pankreas Korban Hilang

11. AKBP Arif Rachman Arifin jabatan Wakaden B Ropaminal Divpropam Polri dimutasikan sebagai Pamen Yanma Polri

12. Kompol Baiquni Wibowo jabatan PS Kasubbag Riksa Bag Gak Etika Rowabprof Divpropam Polri dimutasi sebagai Pamen Yanma Polri

13. Kompol Chuck Putranto jabatan PS Kasubbagaudit Bag Gak Etika Rowabprof Divpropam Polri dimutasi Pamen Yanma Polri

14. AKBP Ridwan Rhekynellson Soplanit jabatan Kasat Reskrim Polres Metro Jaksel Polda Metro Jaya sebagai Pamen Yanma Polri

15. AKP Rifaizal Samual jabatan Kanit I Satreskrim Polres Metro Jaksel Polda Metro Jaya dimutasi sebagai Pama Yanma Polri

"Apabila terbukti melakukan pelanggaran etika, akan diperiksa.

Apabila terbukti pelanggaran pidana seperti Pak Kapolri sampaikan, akan diproses sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku," imbuh Dedi.

Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Agus Andrianto juga mengatakan, saat ini 25 personel polisi yang diduga tidak profesional dalam menangani perkara kematian Brigadir J juga sedang diperiksa oleh Inspektorat Khusus (Irsus).

Sebagian daripada 25 personel itu, kata Agus, juga sudah ditempatkan di tempat khusus.

Baca juga: Komnas HAM Sebut Istri Irjen Ferdy Sambo Jadi Saksi Hidup Kasus Kematian Brigadir J, Begini Katanya

Ia menegaskan, jika ada personel yang ditemukan melakukan pelanggaran pidana, baik itu menghalangi proses penyidikan dan menghilangkan barang bukti.

Atau menyembunyikan barang bukti sehingga menghambat proses penyidikan, maka yang bersangkutan akan dilakukan sidang etik.

“Rekomendasi daripada bapak Irwasum nanti akan kita jadikan dasar apakah perlu kita lakukan peningkatan status mereka menjadi bagian daripada para pelaku,” ucap Agus. (*)

Berita Lain Terkait Brigadir J

Ikuti Berita Pos-Kupang.com di GOOGLE NEWS

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved