Berita Nasional

Komnas HAM Sebut Istri Irjen Ferdy Sambo Jadi Saksi Hidup Kasus Kematian Brigadir J, Begini Katanya

Sampai saat ini, kasus kematian Brigadir J atau Nofryansah Yosua Hutabarat di Rumah Dinas Kadiv Propam, Irjen Ferdy Sambo, belum terurai secara jernih

Editor: Frans Krowin
Tribunnews.com
KOLASE - dari kiri ke kanan, Kadiv Propam, Irjen Pol Ferdy Sambo, istri Ferdi Sambo dan Brigadir J. Hingga saat ini kasus baku tembak antara polisi dengan polisi di rumah dinas polisi, masih menjadi trending topik di Tanah Air. 

Simanjuntak Ingin Temui Istri Sambo

Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J mengatakan, saat ini ia ingin sekali bertemu dengan istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Chandrawathi.

Dorongan itu semakin kuat, karena sampai saat ini Putri Candrawati tak pernah terlihat semenjak Brigadir J meninggal dunia secara tidak wajar.

Apalagi Putri Candrawati juga meminta perlindungan ke Lembaga Perlindungan Saksi Korban (LPSK) dan belum juga diperiksa dengan alasan masih syok.

"Supaya Ibu tidak terguncang, saya menawarkan diri untuk melindungi Ibu Putri. Saya ingin berbicara dengan dia, supaya jelas apa yang terjadi pada 8 Juli 2022," kata Kamaruddin Simanjuntak di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa 2 Agustus 2022.

kolase foto istri Irjen Ferdy Sambo dan brigadir j
kolase foto istri Irjen Ferdy Sambo dan brigadir j (Tribunnews.com)

"Bisanya kalau perempuan ngomong sama saya, biasanya nyaman untuk mencurahkan isi hatinya karena saya orangnya sabar mendengar," sambungnya.

Kamaruddin mengatakan, jika Putri berkenan, ceritakan saja supaya bisa menjadi dasar terungkapnya kasus ini secara terang benderang.

"Jadi saya tertarik untuk bertemu Ibu Putri supaya tahu dan mengurangi terlalu banyak misalnya misteri-misteri yang tidak terungkap. Saya menawarkan diri untuk bertemu Ibu Putri. Saya berjanji akan melindungi dia secara hukum kalau berkenan ya," jelasnya.

"Supaya cepat terungkap perkaranya dan tidak membebani institusi Polri kan kasian Polri jadi terbebani toh. Saya mau meringankan beban itu," tambahnya. 

Baca juga: Bharada E Ditembak Duluan oleh Brigadir J, Mengaku Biasa Saja Saat Diperiksa LPSK

Motif Rasa Iri

Pada bagian lain, Kamaruddin Simajuntak juga mengatakan bahwa ada motif iri di balik tewasnya Brigadir J yang ditembak Bharada E.

Seperti diketahui berdasarkan penjelasan awal polisi, penembakan terjadi di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo pada Jumat 8 Juli 2022 sekitar pukul 17.00 WIB.

Bharada E menembak mati Brigadir J karena diduga hendak melecehkan Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo di rumah dinas.

Akan tetapi, Kamaruddin Simanjuntak punya cerita baru soal tewasnya Brigadir J.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved